BPN Masih Layani Sertifikat Gratis | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

BPN Masih Layani Sertifikat Gratis

BPN Masih Layani Sertifikat Gratis
Foto BPN Masih Layani Sertifikat Gratis

* Tersisa 45.500 Persil Tanah Warga Miskin Se-Aceh

BANDA ACEH – Badan Pertanahan Nasional (BPN) se-Aceh masih melayani pembuatan sertifikat tanah gratis untuk warga miskin dengan sisa kuota 45.500 persil tanah lagi. Ini merupakan Program Pendaftaran Tanah Sistematis dan Lengkap (PTSL).

Kepala Kantor BPN Aceh, Nurul Bahri mengatakan target sertifikat tanah gratis untuk 23 kabupaten/kota di Aceh melalui program ini 75.500 persil tanah, namun 30.000 persil di antaranya sudah mereka terbitkan sertifikat, sehingga tersisa 45.500 persil lagi.

“Ada dua daerah yang pelaksanannya harus ditumpangkan ke kabupaten induknya karena daerah itu belum memiliki Kantor Cabang BPN sendiri, yaitu Kota Subulussalam ke BPN Aceh Singkil dan Kabupaten Bener Meriah ke BPN Aceh Tengah,” kata Nurul Bahri kepada Serambi di ruang kerjanya seusai peringatan HUT BPN 2017.

Nurul Bahri menyebutkan secara keseluruhan Aceh Singkil mendapat jatah 2.900 persil dan Aceh Tengah 4.500 persin. Dari 23 kabupaten itu, paling banyak kuota PTSL adalah Simeulue mencapai 10.500 persil tanah. Selanjutnya Kota Langsa 7.702 persil dan Aceh Timur 7.100 persil.

Nurul Bahri menjelaskan sasaran program ini tak hanya masyarakat desa, tetapi juga masyarakat yang begerak dalam bidang usaha kecil dan menengah (UKM), pertanian, nelayan dan transmigrasi. Untuk UKM diberikan kuota 1.500 persil, pertanian 250 persil, nelayan 1.150 persil, dan transmigrasi 848 persil.

Lebih lanjut, Nurul Bahri menjelaskan warga miskin bisa mendaftar untuk pengurusan program ini melalui petugas BPN kabupaten/kota yang melakukan penyuluhan ke desa masing-masing atau melalui perangkat desa setempat. Namun, tanah yang didaftarkan harus jelas kepemilikannya serta dilengkapi dokumen yang biasa berlaku di daerah setempat agar tak ada gugatan nantinya.

“Misalnya tanah hibah orang tua kepada anak, maka harus ada surat keterangan hibah dari orang tuanya dan diketahui keucik/kepala desa/kepala dusun setempat. Begitu juga tanah yang baru dibeli, akta jual belinya harus jelas,” ujarnya.

Di luar program itu, kata Nurul Bahri pihaknya juga aktif membantu pelaksanaan pembebasan tanah untuk proyek nasional di Aceh. Misalnya proyek jalan tol Aceh tahap I sepanjang 73 Km dari Gampong Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar – Padang Tiji, Pidie. Kemudian proyek waduk dan bendungan Keureto, Aceh Utara dan proyek listrik panas bumi (geothermal) Jaboi, Sabang.

Adapun dalam rangka memeriahkan HUT BPN 2017, kemarin seusai upacara dipimpin Wagub Aceh, Nova Iriansyah, mereka juga melaksanakan donor darah, mengunjungi dan menyantuni anak yatim piatu. Selain itu, juga melaksanakan berbagai lomba olahraga untuk jajaran pegawai BPN Aceh. (her) (uri/homas/ebriani/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id