Gara-Gara Tagih Uang Sisa Jual Tanah, Penjual Tanah di Nagan Ini Malah Jadi Tersangka | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Gara-Gara Tagih Uang Sisa Jual Tanah, Penjual Tanah di Nagan Ini Malah Jadi Tersangka

Gara-Gara Tagih Uang Sisa Jual Tanah, Penjual Tanah di Nagan Ini Malah Jadi Tersangka
Foto Gara-Gara Tagih Uang Sisa Jual Tanah, Penjual Tanah di Nagan Ini Malah Jadi Tersangka

URI.co.id, SUKA MAKMUE – Malang benar nasib Sugito (60), seorang pria paruh baya warga Desa Lawa Batu, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya harus berurusan dengan hukum setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh aparat kepolisian.

Sugito dituduh sudah menyerobot lahan di kawasan Jokja dan Lawa Batu, kecamatan setempat.

Baca: Wartawan di Nagan Raya Dihajar Preman Perkebunan Saat Meliput Sengketa Lahan

Ia ditetapkan tersangka oleh polisi di Mapolsek Kuala pada pertengahan September 2017 lalu setelah ia dilaporkan oleh seorang pembeli tanah miliknya berinisial SF, warga Meulaboh, Aceh Barat, karena dituduh menyerobot lahan milik pelapor yang ia akui masih sah miliknya.

Akibatnya, pada Senin (25/9/2017) siang ia bersama seorang anaknya mengadukan persoalan hukum yang kini menjeratnya ke Cut Man, anggota DPRK Nagan Raya guna mendapatkan bantuan atas ketidakadilan yang ia alami.

“Saya kecewa, saya yang punya tanah justru saya yang dilaporkan ke polisi. Padahal tanah itu milik saya dan belum saya jual secara sah, kecuali baru menerima panjar sebesar Rp 10 juta saja,” kata Sugito kepada URI.co.id, di Mapolres Nagan Raya.

Baca: Ibrahim Pidie Bantah Serobot Lahan Rakyat

Ia juga mengakui, pada Senin siang juga sudah membuat pengaduan ke Mapolres Nagan Raya terkait pemalsuan akta tanah diatas lahan miliknya yang ia akui belum dijual.

Namun laporan tersebut ditolak polisi lantaran kasus tersebut bukan persoalan pidana, melainkan kasus perdata,” kata Sugito.

Berita selengkapnya baca Harian Serambi Indonesia edisi Selasa (25/9/2017). (uri/evo/stuti/RA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id