PT SIA Perbaiki Dokumen Amdal | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

PT SIA Perbaiki Dokumen Amdal

PT SIA Perbaiki Dokumen Amdal
Foto PT SIA Perbaiki Dokumen Amdal

SIGLI – PT Semen Indonesia Aceh (SIA) mengajukan perbaikan dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) ke Bappedal Aceh berdasarkan izin lingkungan yang diterbitkan untuk PT SIA Nomor 660/BP2T/612/2016. Perbaikan dokumen Amdal tersebut terkait rencana pengelolaan lingkungan (RKL) serta rencana pemantauan lingkungan (RPL), seiring adanya permintaan masyarakat di ring I kawasan pabrik semen tersebut.

Wakil Bupati (Wabup) Pidie, Fadlullah TM Daud ST, mengatakan dokumen addendum Amdal PT SIA ini telah dibahas kembali dalam sidang komite Amdal di DLHK Aceh pada 19 September 2017. Pembahasannya pun melibatkan semua stakeholder dan perwakilan mayarakat di ring satu lokasi pembangunan pabrik semen.

“Putusan addendum amdal PT SIA ini hendaknya mampu mengakomodir kebutuhan masyarakat. Antara lain, terhadap tatacara penambangan, kebutuhan air bersih warga, irigasi dan pelestarian sumber air bawah tanah,” kata Fadlullah, Minggu (24/9).

Perwakilan masyarakat juga telah menyampaikan keluhan mereka dalam forum perbaikan usulan addendum Amdal tersebut. “Dengan begitu, diharapkan tidak terjadi lagi komplain di masa mendatang terkait pengelolaan lingkungan dan pengawasan lingkungan di sekitar pabrik semen ini,” katanya didampingi Kabag Humas Setdakab Pidie, Safrizal SSTP MEc Dev, kemarin.

Mengenaiadanya tuntutan warga Gampong Kulee terkait masalah ganti rugi yang menurut warga belum tuntas, Wabup Pidie, Fadlulllah TM Daud berjanji akan segera membahasnya dengan memanggil tim Pemkab Pidie yang pernah menangani masalah ganti rugi lahan tersebut oleh PT Samana Citra Agung (SCA).

Ia mengatakan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah menyebutkan bahwa, yang menyelesaikan konflik itu adalah wewenang Pemerintah Provinsi (Peprov). Namun Karena lokasi pabrik semen berada di Kabupaten Pidie, maka masalah ini akan diupayakan penanganannya oleh Pemkab setempat bersama Pemprov Aceh. “Terhadap masalah warga Kulee, tetap dicari jalan keluar supaya tidak berlarut-larut,” ujar Fadhlullah.(naz) (uri/inaldy/eryance/RG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id