209 Paket Proyek belum Ditender | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

209 Paket Proyek belum Ditender

Foto 209 Paket Proyek belum Ditender

SIGLI – Sebanyak 209 paket proyek yang seharusnya mulai dikerjakan awal tahun ini di Kabupaten Pidie, hingga pertengahan Maret ini belum juga ditender oleh Pemerintah Kabupaten setempat.

Berdasarkan data dari Bagian Administrasi Pembangunan (AP) Setdakab Pidie dan LPSE Pidie, Minggu (27/3) menyebutkan, total paket proyek yang harus ditender pada tahun 2016 berjumlah 259. Dari jumlah tersebut, 50 paket sedang diproses tender di masing-masing SKPA.

Dari 259 paket proyek itu, tercatat 224 paket pengerjaan konstruksi, sisanya paket pengadaan barang dan jasa konsultan, seperti pengawasan dan perencanaan. “Sisa paket proyek yang belum ditender, rencananya baru akan dilakukan Senin (28/3) ini,” kata seorang pegawai Bagian Administrasi Pembangunan Setdakab Pidie, Minggu (27/3).

Dikatakan, nilai tender proyek paling rendah Rp 200 juta dan paling tinggi Rp 10 miliar, yakni untuk lanjutan perluasan Masjid Al-Falah Sigli pada tahun 2016. Pemkab Pidie juga mengalokasikan dana senilai Rp 2 miliar untuk Rumah Sakit Umum (RSU) Abdullah Syafi’i Beureunuen. Antara lain, untuk penataan lingkungan RS, drainase dan taman di RS tersebut.

Sekda Pidie, H Amiruddin MSi, yang dihubungi Serambi, kemarin mengatakan, dirinya belum menerima data dari Bagian AP Setdakab Pidie, terhadap realisasi tender proyek pada tahun 2016. Sehingga dirinya belum memberikan penjelasan secara detail.

“Senin (28/3) saya akan memberikan data lengkap terhadap realisasi paket proyek yang telah ditender dan yang belum ditender,” kata mantan Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah (PKKD) Pidie ini, kemarin.

Direktur PDAM Mon Krueng Baro Sigli, Drs Ridwan, kepada Serambi, Minggu (27/3) mengatakan, pihak PDAM Sigli juga ada mengusulkan proyek penggalian pipa dari Lampoh Saka menuju Bambi, Kecamatan Peukan Baro untuk dikerjakan tahun ini, guna menjamin suplai air bersih yang sering dikeluhkan warga di kawasan itu.

Menurutnya, proyek tersebut diusulkan melalui Dinas Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) Pidie, untuk dikerjakan tahun ini. Selain itu, kata Ridwan, PDAM Sigli juga mengusulkan pemasangan pipa jaringan di Kecamatan Cebrek dan Peukan Sot, Kecamatan Simpang Tiga menggunakan dana APBK Pidie tahun 2016. “Tugas PDAM hanya mengusulkan saja. Sementara yang melaksanakan tender adalah dinas teknis. Saya tidak mengetahui apakah ada proyek pemasangan pada tahun ini,” kata Ridwan.

Ia menjelaskan, pemasangan pipa jaringan rumah untuk kawasan Kecamatan Kota Sigli, kini hampir terpenuhi untuk semua rumah. Pipa jaringan telah dipasang sampai ke Gampong Pasi Lhok, Kecamatan Kembang Tanjong. Hanya beberapa daerah kecamatan saja yang belum terpasang jaringan pipa, dan seharusnya persoalan jaringan ini bisa segera dituntaskan, agar PDAM bisa fokus pada bidang pengelolaan dan pelayanan kepada masyarakat.(naz) (uri/aufik/arahdiba/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id