Menghargai Ibadah | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Menghargai Ibadah

Menghargai Ibadah
Foto Menghargai Ibadah

Oleh: Jarjani Usman

“Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia, maka wajib baginya memiliki ilmu, dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat, maka wajib baginya memiliki ilmu. Dan barangsiapa menghendaki kedua-duanya, maka wajib memiliki ilmu” (HR. Turmudzi).

Setiap insan berharap agar setiap amal dan ibadah yang dilakukan diterima Allah. Bahkan, saat ada orang yang meninggal dunia juga didoakan agar segala amalnya diterima Allah. Hal ini menandakan adanya permintaan agar amal dan ibadah dihargai oleh Allah, terlepas dari baik buruk ibadah yang dilakukan. Namun demikian, sebahagian kita malah kadangkala tidak menghargai ibadah sendiri.

Buktinya, tak sedikit orang yang melaksanakan ibadah, tetapi tak mau berusaha untuk memenuhi syarat-syarat sahnya. Banyak ibadah seperti dilakukan asal jadi, tergesa-gesa, melenceng bacaannya, tidak menjaga diri waktu berpuasa, tak menjaga pikiran sehingga menerawang ke hal-hal lain, dan lain-lain. Bahkan, ada yang sudah tahu dirinya sering beribadah demikian, tapi tak mau memperbaikinya walau waktu tersedia. Bila tidak mau diperbaiki, ibadah kita tak akan pernah baik hingga akhir hayat.

Padahal dalam Islam telah diingatkan bahw belajar untuk memperbaiki diri tidak boleh berhenti, walau sudah tua dilihat dari segi usia. Lebih-lebih, mempelajari hal-hal yang penting agar ibadah kita diterima Allah. Rasulullah SAW telah menjelaskan bahwa untuk hidup perlu ilmu, dan proses menuntut ilmu sangat dihargai oleh Allah, berupa kemudahan menuju surga. (uri/wi/ovi/ovianti/DNN)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id