Kepala Bappeda Luruskan Soal ‘tak Tahu Menahu’ | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Kepala Bappeda Luruskan Soal ‘tak Tahu Menahu’

Kepala Bappeda Luruskan Soal ‘tak Tahu Menahu’
Foto Kepala Bappeda Luruskan Soal ‘tak Tahu Menahu’

KEPALA Bappeda Aceh, Azhari Hasan meluruskan informasi terkait pemberitaan yang dilansir Serambi edisi Sabtu 22 September 2017 berjudul; Panjar Pesawat Dibatalkan. Menurut Azhari, penjelasan yang dilansir dalam pemberitaan itu tidak langsung mengutip dari dirinya dan juga tidak sesuai dengan apa yang disampaikannya di forum rapat Banggar DPRA.

Dalam pemberitaan tersebut Serambi mengutip informasi dari anggota Banggar DPRA, Nur Zahri ST yang antara lain menyebutkan, „Pimpinan dan anggota Banggar DPRA menolak usulan dana panjar untuk pengadaan pesawat baru itu karena pihak eksekutif tidak mampu menjelaskan spek dan harga satuan pesawat yang akan dibeli.“

Misalnya, terkait usulan dana panjar Rp 10 miliar untuk pengadaan pesawat patroli laut dan hutan. TAPA diminta untuk menjelaskan jenis, spek, dan harga satuan pesawat serta tujuan dan manfaat pesawat yang akan dibeli.

Tapi, pihak eksekutif tidak bisa menjelaskannya. Bahkan Ketua Bappeda Aceh, Azhari Hasan mengakui jenis dan spek serta harga satuan pesawat baru yang mau dibeli belum diketahui. „Saya belum mengetahui secara rinci karena belum pernah melakukannya,“ kata Nur Zahri mengutip penegasan Kepala Bappeda Aceh.

Karena Kepala Bappeda belum bisa menjelaskannya, kata Nur Zahri, anggota Banggar DPRA mempertanyakan hal yang sama kepada Kadis Perhubungan Aceh, Zulkarnaen. Ternyata, Kadishub Aceh itu juga tidak bisa menjelaskan secara rinci mengenai jenis, spek, dan harga satuan pesawat patroli laut dan hutan yang akan diadakan pada 2017 dan tahun 2018.

Informasi yang mengesankan Kepala Bappeda Aceh tidak tahu menahu itulah yang diluruskan oleh Azhari Hasan. Azhari menjelaskan, Serambi tidak pernah mewawancarai dirinya secara langsung mengenai usulan tersebut sehingga pemberitaannya tidak sesuai dengan penjelasan yang dia sampaikan dalam rapat banggar. „Berita itu tidak langsung dari saya sehingga tidak sesuai dengan penjelasan yang saya sampaikan dalam rapat banggar,“ tandasnya.

Menurut Azhari, keputusan rapat Banggar DPRA pada Sabtu dini hari, 23 September 2017 telah menyepakati bahwa pembahasan usulan panjar pengadaan pesawat akan dilanjutkan oleh TAPA dan SKPA terkait, Minggu 24 September 2017.(nas/jal) (uri/anni/addad/BH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id