Jalan Wih Nongkal Amblas | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Jalan Wih Nongkal Amblas

Jalan Wih Nongkal Amblas
Foto Jalan Wih Nongkal Amblas

* Warga Diminta Berhati-Hati

TAKENGON – Ruas jalan kabupaten di Kampung Wih Nongkal Toa, Kecamatan Kute Panang, Aceh Tengah amblas ke jurang seusai diguyur hujan deras sepanjang Jumat (15/9) lalu. Kondisi itu masih terlihat jelas pada awal pekan ini, karena kerusakan jalan sangat parah dan membutuhkan alat berat khusus untuk mengembalikan seperti semula.

Badan jalan yang amblas sekitar 100 meter, sehingga warga diminta berhati-hati saat melintas, karena hanya tersisa untuk kendaraan roda dua, sedangkan roda empat, apalagi truk belum bisa melintas. Masih di kampung yang sama, badan jalan juga amblas di titik lainnya sepanjang 30 meter, sehingga sangat rawan dilintasi mobil atau juga truk.

Apalagi, di sisi badan jalan dibatasi jurang, sehingga bisa membahayakan pengendara, kecuali kendaraan roda dua. “Kalaupun terpaksa harus lewat dari jalur itu, kita minta warga untuk berhati-hati,” kata Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tengah, Thamrin Elasri, Senin (18/9). Disebutkan, tim BPBD dan DInas PU Aceh Tengah akan segera memperbaiki jalan tersebut.

“Untuk tahap awal, dilakukan secara darurat dan kita menunggu hasil peninjauan tim, sehingga bisa dilakukan segera bentuk penangananya,” sebutnya. Dia mengatakan perbaikan jalan dipacu, agar bisa dilintasi kendaraan roda empat atau juga truk, tetapi lamanya proses perbaikan belum dapat diprediksikan.

Dia mengatakan turap di sisi badan jalan dibangun secara permanen untuk mencegah terulang kembali amblas di masa mendatamg. “Kalau melihat kondisi cuaca akhir-akhir ini, daerah kita rawan tanah longsor dan kami meminta warga untuk tetap waspada, apalagi yang tinggal di daerah-daerah rawan,” pungkasnya.

Tingginya curah hujan dalam beberapa pekan terakhir ini telah menyebabkan beberapa kali musibah longsor. Dampaknya, beberapa ruas jalan sempat terputus lantaran tertimbun tanah longsor. Bahkan sebelumnya, dua KK di Kampung Mengaya, Kecamatan Bintang sempat mengungsi lantaran rumahnya rusak terkena tanah longsor.

Dilansir sebelumnya, hujan deras yang mengguyur kawasan Takengon dan sekitarnya pada Rabu (13/9) sore telah menyebabkan jalan lingkar Danau Lut Tawar tertimbun longsor. Dua rumah yang berada di kawasan itu tertimbun material longsor, tetapi penghuninya berhasil menyelamatkan diri, termasuk harta benda juga berhasil diamankan.

Jalan yang tertimbun longsor terdapat di tiga titik yang berada di kawasan Kampung Kejurun, Kecamatan Bintang. Tetapi, rumah yang tertimbun longsor berada di Kampung Mengaya, masih di kecamatan yang sama. Pemilik rumah, Husnadi dan Almindra mengatakan harus mengungsi, karena rumah mereka tidak bisa ditempat lagi.

“Bencana longsor terjadi para Rabu sore seusai hujan deras mengguyur kawasan ini sejak pagi hari,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tengah, Thamrin Elasri kepada Serambi, Kamis (14/9). Dia mengatakan kedua kepala keluarga harus mengungsi ke tempat lebih aman karena kondisi tanah di daerah itu masih sangat rawan longsor.

Sebelumnya, tanah longsor serta banjir melanda sejumlah daerah di Kabupaten Aceh Tengah pada sepanjang Senin (11/9) malam. Hujan yang terus menerus mengguyur telah menyebabkan beberapa ruas jalan terputus dan banjir melanda Kampung Linung, Kecamatan Bintang.

Bukan hanya itu, longsor juga sempat memutuskan jalan ke objek wisata Pantan Terong, serta kawasan Pantan Jerik, Kecamatan Kute Panang, Terdapat, dua titik longsor di kawasan Pantan Jerik, hingga memutuskan akses total jalan penghubung antarkecamatan, tetapi saat ini sudah bisa dilintasi.(my)

kondisi jalan
* Hujan deras turun
* Tanah jalan labil
* Amblas ke jurang
* 100 dan 30 meter
* Telah ditangani darurat
* Butuh secara permanen
* Cegah terulang kembali (uri/aufik/arahdiba/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id