Mobil Penghisap Debu Rp 1,2 M Rusak | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Mobil Penghisap Debu Rp 1,2 M Rusak

Mobil Penghisap Debu Rp 1,2 M Rusak
Foto Mobil Penghisap Debu Rp 1,2 M Rusak

* Enam Bulan tak Beroperasi

LHOKSEUMAWE – Satu unit mobil penghisap debu yang dibeli dengan dana APBK tahun 2014 dilaporkan sudah lebih enam bulan tidak beroperasi, karena ada kerusakan di alat sapunya. Padahal mobil yang diperuntukkan untuk menjaga kebersihan jalan kota tersebut telah menyedot dana APBK mencapai Rp 1,2 miliar. Demikian temuan tim Pansus II DPRK Lhokseumawe dalam kunjungan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH), kemarin.

Ketua Pansus II DPRK Lhokseumawe, M Hasbi SSos MSM menjelaskan, berdasarkan hasil kunjungan ke dinas tersebut, ditemukan dua persoalan. Pertama, terkait mobil penyedot debu yang sudah tak beroperasi setengah tahun lebih. “Alasan pihak dinas, karena alat penyapunya yang berada di bawah mobil sudah rusak. Sedangkan untuk mengganti alat tersebut, mereka mengaku tidak punya dana. Jadi kita minta agar segera dicarikan solusi,” ujarnya.

Persoalan lainnya, gedung laboratorium lingkungan sudah tidak layak pakai dan banyak peralatan yang kurang. “Jadi, ini harus menjadi prioritas, karena pemantauan lingkungan secara maksimal tentunya sangat penting,” tandasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLHK) Lhokseumawe, Zulkifli mengakui, kalau mobil penyedot debu yang dibeli dengan dana APBK, sementara ini tidak bisa berfungsi. Namun, dia mengklaim, mobil itu tak berfungsi baru beberapa pekan ini. “Akibat alat sapunya sudah aus, jadi harus kita ganti. Tapi alatnya sudah kita pesan ke Jakarta. Sedangkan untuk membersihkan debu di jalan kota, kita masih memiliki satu unit lagi yang merupakan bantuan BRR dulunya,” ujarnya.

Untuk laboratorium lingkungan, diakuinya gedung tidak layak, karena masih menyatu dengan ruang staf, di mana seharusnya terpisah. Di samping juga alat-alat laboratorium masih minim. “Makanya selama ini, bila ada persoalan lingkungan yang besar, kita harus berkoordinasi dengan provinsi. Tapi tahun depan, rencana kita akan mengusulkan penambahan peralatan dan pembangunan gedung laboratorium,” demikian Zulkifli.(bah) (uri/itri/elmeizar/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id