Pengurus MES Banda Aceh Audiensi ke Wali Kota | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Pengurus MES Banda Aceh Audiensi ke Wali Kota

Pengurus MES Banda Aceh Audiensi ke Wali Kota
Foto Pengurus MES Banda Aceh Audiensi ke Wali Kota

BANDA ACEH – Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Banda Aceh, T Angkasah Djuned serta pengurus organisasi itu beraudiensi ke Wali Kota Banda Aceh, AmiPengurus MES Banda Aceh Audiensi ke Wali Kotaah Usman di Balai Kota Banda Aceh, Jumat (22/9). AmiPengurus MES Banda Aceh Audiensi ke Wali Kotaah Usman selama ini juga menjabat Ketua MES Aceh.

Pada kesempatan itu, AmiPengurus MES Banda Aceh Audiensi ke Wali Kotaah Usman mengatakan menyambut baik pembentukan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kota Banda Aceh dan siap mendukung program-program kerja pengurusnya ke depan dalam rangka membumikan ekonomi syariah di Banda Aceh. “Semoga MES Banda Aceh bisa menjadi pilot project bagi kabupaten/kota lain di Aceh,” kata AmiPengurus MES Banda Aceh Audiensi ke Wali Kotaah seperti dikutip dalam siaran pers dikirim Humas Pemko Banda Aceh kepada Serambi kemarin.

AmiPengurus MES Banda Aceh Audiensi ke Wali Kotaah juga berjanji dalam waktu dekat akan mengajukan nama-nama pengurus MES Banda Aceh ke MES Pusat agar para pengurus MES Banda Aceh yang telah terpilih dalam Muslub beberapa waktu yang lalu dapat dilantik segera, sehingga dapat bekerja optimal.

Pada kesempatan itu, AmiPengurus MES Banda Aceh Audiensi ke Wali Kotaah juga menyatakan komitmen Pemko Banda Aceh untuk menerapkan konsep ekonomi syariah di berbagai sektor, termasuk di dunia perbankan.

Sementara itu, Ketua MES Banda Aceh T Angkasah Djuned menyebutkan pembentukan MES di seluruh dearah di Indonesia merupakan instruksi dari Pengurus Pusat MES di Jakarta. “Sebenarnya MES Banda Aceh dulunya sudah pernah ada namun sempat vakum lama, dan oleh Pak Wali diminta agar dibentuk kembali,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya kata T Angkasah, mengharapkan agar dapat dilibatkan dalam setiap kegiatan kota terutama yang berhubungan dengan ekonomi.

Menurutnya, saat ini masih banyak isu soal ekonomi syariah yang harus direspon oleh para pihak terkait, antara lain mengenai sertifikasi halal rumah makan atau restoran, konsep Warkop syariah, hingga pematokan harga tinggi atas barang atau jasa bagi orang luar/wisatawan ke Aceh. (rel/sal) (uri/aradhia/ayanti/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id