Ratusan Warga Lhokseumawe Nobar Film G-30 S/PKI di Warung Kopi Simpang Buloh | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Ratusan Warga Lhokseumawe Nobar Film G-30 S/PKI di Warung Kopi Simpang Buloh

Ratusan Warga Lhokseumawe Nobar Film G-30 S/PKI di Warung Kopi Simpang Buloh
Foto Ratusan Warga Lhokseumawe Nobar Film G-30 S/PKI di Warung Kopi Simpang Buloh

URI.co.id, LHOKSEUMAWE – Ratusan masyarakat Kota Lhokseumawe nonton bareng (nobar) film pengkhianatan Gerakan 30 September atau yang lebih dikenal dengan G-30S/PKI, di Kafe dr.Kupi di Simpang Buloh, Rabu (20/9/17) malam.

Pemutaran film G-30S/PKI ini diprakarsai Korem 011/Lilawangsa atas perintah Penglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmanto.

Nobar film G-30S/PKI juga akan dilaksanakan Korem 011/Lilawangsa di Lapangan Jenderal Sudirman Lhokseumawe, Jumat (29/10/2017) pukul 20.00 WIB.

Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Inf Agus Firman Yusmono kepada URI.co.id, Minggu (17/9/2017), mengundang seluruh masyarakat di wilayah jajarannya, untuk hadir dan bersama-sama menyaksikan film tersebut.

Danrem Lilawangsa mengatakan, pemutaran film penumpasan Gerakan-30S/PKI itu, dilakukan untuk mengingatkan kepada masyarakat khususnya para pemuda, tentang pengkhianatan terhadap bangsa Indonesia yang dilakukan Gerakan Partai Komunis Indonesia (G-30 S/PKI).

(Baca: Mau Nonton Bareng Film G-30 S/PKI di Korem Lilawangsa, Catat Tanggal Mainnya!)

Sementara dalam rilis yang diterima URI.co.id dari Korem 011/Lilawangsa menyebutkan, pada pemutaran film G-30S/PKI Rabu malam lalu di Simpang Buloh, banyak warga sangat antusias menyaksikannya.

Menurut warga, pemutaran kembali film ini penting agar generasi muda dan masyarakat tahu pengkhianatan G30S PKI terhadap bangsa Indonesia.

(Baca: Panglima TNI Perintahkan Pemutaran Film G30S/PKI, Ini Alasannya)

Tujuannya, jangan sampai peristiwa pahit dan kelam itu terulang lagi di Tanah Air. Bukan untuk mendiskreditkan kelompok tertentu dan menumbuhkan dendam.

“Kami masyarakat Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Utara sangat mendukung pihak TNI untuk memutar film penuh sejarah tersebut, seperti yang dikatakan Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo,” kata seorang warga Aceh Utara, Riza (45). (uri/ilviana/ebriyani/SF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id