Avanza-Mobar Tabrakan di Lembah Seulawah | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Avanza-Mobar Tabrakan di Lembah Seulawah

Avanza-Mobar Tabrakan di Lembah Seulawah
Foto Avanza-Mobar Tabrakan di Lembah Seulawah

* Sekeluarga Luka-luka

KOTA JANTHO – Toyota Avanza BL 773 JS yang dikemudikan Razali Sufie (49) warga Kota Atas, Kecamatan Suka Karya, Kota Sabang mengalami kecelakaan di Jalan Banda Aceh-Medan, Gampong Lon Baroh, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar, Selasa (19/9) siang.

Mobil rombongan keluarga tersebut meluncur dari arah Medan menuju Banda Aceh itu bertabrakan dengan mobil barang (Mobar) box BL 8409 NE yang dikemudikan Ridwan (29) warga Alue Ie Puteh, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang, melaju dari arah berlawanan.

Kapolres Aceh Besar, AKBP Drs Heru Suprihasto SH, melalui Kasat Lantas Iptu Sandy Titah Nugraha SIK, mengatakan kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Diduga, Razali Sufie, sopir Avanza itu mengantuk, sehingga mobil yang dikemudikannya nyelonong ke lajur kanan. Pada waktu bersamaan, lanjut Sandy, dari arah depan melaju mobar box bermuatan sabun. “Di samping masuk ke lajur kanan, Toyota Avanza itu juga diduga melaju dalam kecepatan tinggi, sehingga kecelakaan tak terhindari,” sebut Iptu Sandy kepada Serambi.

Meski kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah, tapi kata Sandy, tidak ada seorang yang meninggal dalam peristiwa itu. Para korban, mengalami cidera patah tulang serta luka-luka, termasuk Razali Sufie, sopir mobil penumpang itu. Enam anggota keluarganya yang ikut terluka, masing-masing bernama Rehana (8), Sukmawati (16), Rabiatul Kozariah (21), Zulhan (37), Nuraini (45) dan Khairina (49). “Seluruhnya berasal dari alamat yang sama di Sabang. Evakuasi terhadap korban dilakukan personel Brimob Polda Aceh, Mako Saree. Lalu penangganan pertama, seluruh korban dilarikan ke Puskesmas Seulimuem dan sekarang telah dirujuk ke rumah sakit di Banda Aceh,” sebut Sandy.

Ia mengingatkan seluruh pengguna jalan agar istirat sejenak, bila merasa kondisi sudah tidak memungkinkan melanjutkan perjalanan. Karena, sebutnya beberapa detik saja mata terpejam, dampaknya fatal. “Ini bukan peristiwa yang pertama yang terjadi akibat mengantuk. Tapi, sudah berulang. Karena itu, kami imbau seluruh pengguna jalan, kalau merasa mengantuk, istirahatlah sejenak. Jangan paksakan diri melanjutkan perjalanan,” pungkas Iptu Sandy sambil menjelaskan kendaraan yang terlibat tabrakan telah diamankan di Unit Laka Polres Aceh Besar.(mir) (uri/aufik/arahdiba/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id