Layanan PT ASDP Kecewakan Warga | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Layanan PT ASDP Kecewakan Warga

Layanan PT ASDP Kecewakan Warga
Foto Layanan PT ASDP Kecewakan Warga

Empat ratusan warga yang akan bertolak ke Pulau Simeulue telantar di Pelabuhan Labuhan Haji, Aceh Selatan, karena KMP Labuhan Haji yang mereka tumpangi rusak sejak Sabtu (16/9). Demikian pula sebaliknya, ratusan warga yang ingin bertolak ke daratan dari Pelabuhan Teluk Sinabang terpaksa mengurungkan keberangkatannya. Dan, setelah tiga hari tertunda, kemarin dikabarkan penumpang yang kian menumpuk di Labuhan Haji sudah bertolak ke Sinabang. Harapan kita, semoga perjalanan mereka aman sampai di tujuan.

KMP Labuhanhaji yang berangkat ke Sinabang pada Sabtu (16/9) pukul 22.00 WIB harus kembali ke pelabuhan setelah sekitar satu jam berlayar karena terjadi gangguan pada mesin kapal. Ada sekitar 400 penumpang plus puluhan unit kendaraan dan barang yang diangkut pada malam itu.

Sekembali ke palabuhan, para penumpang yang umumnya warga Simeulue harus ‘berumah’ di kapal atau menempati ruang-ruang yang memungkinkan di komplek pelabuhan. Dan, menjadi “penghuni” kapal dan komplek pelabuhan ini bukan hanya susah tidur, tapi juga kesulitan makan, minum, dan lainnya. Apalagi, sampai tiga hari.

Keprihatinan yang mendera warga Simeulue di Pelabuhan Penyeberangan Labuhanhaji ini segera direspons oleh anggota DPRK Simeulue. Mereka menggalang dana secara spontan dan berhasil mengumpulkan Rp 10 juta. Dana itulah yang dikirim Ketua DPRK Simeulue untuk mereka yang “terlunta-lunta” di komplek pelabuhan.

Kasus telantarnya calon panumpang kapal di rute itu serta rute-rute lainnya di Aceh, sudah sering terjadi. Ada dua hal yang biasa menjadi penyebabnya. Pertama karena kondisi cuaca yang buruk, dan kedua karena masalah teknis, misalnya kerusakan kapal atau kapal harus menjalani perawatan.

Untuk penyebab pertama, yakni kendala alam, itu pastilah semua kita bisa memaklumi. Akan tetapi, soal yang kedua itulah yang sangat menjengkelkan kita, terutama warga kepulauan yang sering tersakiti oleh kerusakan atau ketiadaan kapal.

Untuk yang kedua ini, masyarakat pantas sangat kecewa terhadap pelayanan PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP). Untuk perusaahaan sebesar dan setua itu, mestinya PT ASDP sudah berkinerja baik. Tidak lagi mengecewakan masyarakat.

Misalnya, jika ada kapal yang harus dirawat, maka kapal kapal penggantinya harus dikirim lebih dulu, sehingga tak ada penumpang yang telantar. Jangan seperti selama ini, kapal pengganti belum datang, kapal tetap sudah masuk bengkel.

Terkait dengan ini, lembaga pengawas PT ASDP harusnya sekali-kali bisa datang ke Aceh menyerap aspirasi masyarakat –khususnya masyarakat kepulauan– atas layanan PT ASDP. Apakah masyarakat Simeulue, Sabang, dan lainnya akan menjawab “kecewa” atau “sangat kecewa”? Memperoleh jawaban masyarakat itu penting bagi perbaikan kinerja PT ASDP ke depannya. (uri/anni/addad/BH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id