Karakter Bermasalah | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Karakter Bermasalah

Karakter Bermasalah
Foto Karakter Bermasalah

Oleh: Jarjani Usman

“Barangsiapa yang membuat contoh yang baik dalam Islam, maka ia mendapatkan pahalanya dan pahala orang yang mengamalkannya setelahnya, tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. Barangsiapa yang mencontohkan contoh jelek dalam Islam, maka ia mendapat dosanya dan dosa orang yang mengamalkannya setelahnya, tanpa mengurangi dosa-dosa mereka” (HR. Muslim).

Sudah banyak sumberdaya (seperti uang, tenaga, waktu, pikiran) dihabiskan untuk mendidik karakter anak-anak, tetapi bagaikan membuang ke laut. Soalnya, banyak perbuatan orang tua yang tidak selaras dengan arah pendidikan karakter.

Saat mengantar anak-anak ke sekolah, misalnya, tidak sedikit orang tua yang mengabaikan lampu lalu lintas. Di saat lampu merah pertanda harus berhenti, malah langsung menerobos tanpa mau bersabar bahwa itu sedang giliran orang lain jalan. Bahkan ada orang tua yang mengambil jalan melawan arah, tancap gas kendaraannya di wilayah padat penduduk, membiarkan anak-anaknya menggunakan kendaraan berknalpot dengan suara melengking, suka mengklakson orang lain keras-keras, dan lain-lain. Bahkan saat bersama anak-anak dalam mobil, banyak sampah dibuang di jalanan.

Padahal semua perilaku orang tua seperti itu memberi dampak buruk terhadap karakter anak-anak. Karakter-karakter yang ingin dibentuk berupa relijius/islami, jujur, cinta damai, mandiri, kritis, kreatif, peduli sosial, bertanggung jawab, gemar membaca, peduli lingkungan, dan lain-lain. Tak sepatutnya seorang Muslim berperilaku buruk seperti itu, apalagi akan ditiru oleh generasi penerusnya.

Orang tua seharusnya lebih dulu menjadi model yang baik bagi pembentukan karakter anak-anak. Bukan model yang buruk, karena memberi contoh buruk harus menanggung dosa te (uri/sih/ebrinaldy/AF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id