Berkas Pembakar Kampus Unimal ke Jaksa | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Berkas Pembakar Kampus Unimal ke Jaksa

Berkas Pembakar Kampus Unimal ke Jaksa
Foto Berkas Pembakar Kampus Unimal ke Jaksa

LHOKSEUMAWE – Penyidik Satreskrim Polres Lhokseumawe telah melimpahkan berkas perkara pembakaran gedung Rektorat Universitas Malikussaleh (Unimal) di Reulet, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhokseumawe, Senin (18/9). Kini pihak kepolisian tinggal menunggu arahan jaksa, apakah berkasnya lengkap atau tidak.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman, melalui Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha, Senin (18/9), menyebutkan, setelah pihaknya mengamankan tersangka pembakar sarana pendidikan tersebut, maka dimulai dengan pengumpulan barang bukti dan juga pemeriksaan saksi. Untuk saksi, ada 12 orang yang diperiksa, terdiri dari pihak kampus, saksi yang melihat dan juga sejumlah pihak terkait lainnya.

Di samping itu, pihaknya juga mendatangkan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri Cabang Medan, Sumatera Utara. Di mana hasil pemeriksaan tim Labfor dijadikan sebagai saksi ahli dalam perkara tersebut. “Jadi, setelah kita terima surat dari tim Labfor beberapa hari lalu, maka kita nilai berkasnya sudah lengkap, sehingga langsung kita serahkan ke jaksa,” ujar AKP Budi.

Dia melanjutkan, kini pihaknya tinggal menunggu petunjuk dari pihak Kejaksaan, apakah berkasnya lengkap ataupun tidak. “Bila nantinya dinyatakan lengkap, maka langsung kita serahkan tersangka bersama barang bukti,” pungkas AKP Budi.

Untuk diketahui, gedung Rektorat Unimal di Reulet, Aceh Utara, Jumat (18/8) pagi dibakar. Tersangkanya adalah mantan honorer yang sudah dikeluarkan dari kampus tersebut, yakni Safwandi (34). Tersangka dibidik dengan pasal berlapis, yakni Pasal 187 KUHPidana tentang pembakaran dan Pasal 406 KUHPidana tentang pengrusakan.

Sementara itu, Kejari Lhokseumawe Mukhlis, melalui Kasi Pidum Isnawati membenarkan, pijaknya telah menerima berkas kasus pembakaran gedung Rektorat Unimal. Kejari akan meneliti berkas selama 14 hari ke depan. “Setelah kita teliti, baru bisa disimpulkan apakah berkasnya lengkap atau tidak,” demikian Isnawati.(bah) (uri/wi/ovi/ovianti/DNN)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id