Mualem tak Permasalahkan Pertemuan Abu Razak dan Doto | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Mualem tak Permasalahkan Pertemuan Abu Razak dan Doto

Foto Mualem tak Permasalahkan Pertemuan Abu Razak dan Doto

BANDA ACEH – Ketua Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh (DPA-PA), Muzakir Manaf atau yang kerap dipanggil Mualem, angkat bicara terkait pertemuan wakilnya, Kamaruddin Abu Bakar alian Abu Razak dan beberapa tokoh PA/KPA lainnya dengan Zaini Abdullah pada Kamis (24/3) malam di Meuligoe Gubernur Aceh. Mualem berpendapat, jika pertemuan itu untuk menjaga silaturahmi semata, tentunya itu adalah hal yang sangat baik.

“Mungkin pertemuan itu tidak lebih hanya untuk kebersamaan. Kalau memang benar begitu, ya baguslah. Awalnya saya tidak tahu tentang pertemuan itu, saya juga baru dapat kabar,” kata Mualem yang dihubungi Serambi, Sabtu (26/3) siang, menanggapi berita sebelumnya berjudul “Abu Razak Cs Temui Doto Zaini”.

Kepada Serambi, Mualem menyebutkan memang tak tahu sama sekali apa yang dibicarakan dalam pertemuan itu. Bahkan saat diwawancarai kemarin, ia enggan menanggapi tentang pertemuan tertutup antara Abu Razak cs dengan Abu Doto.

“Saya tidak tahu tentang apa pertemuan itu. Saya tidak tahu, apa itu pertemuan pribadi atau pertemuan partai. Saya tidak bisa berkomentar banyak. Yang jelas, kalau itu untuk silaturahmi ya tentunya sangat bagus,” ujar Mualem.

Ditanya apakah pertemuan tersebut memberi sinyal bahwa Abu Razak akan meninggalkan Mualem menjelang Pilkada 2017 dan berbalik mendukung Zaini Abdullah, Mualem tak mau berkomentar banyak terkait hal itu. “Masalah itu saya nggak comment, itu tidak tahu saya. Intinya, saya tidak tahu banyak tentang pertemuan itu, karena baru dikabari. Ya, saya rasa itu hanya pertemuan biasa saja, untuk kebersamaan dan silaturahmi biasa saja,” ulang Mualem.

Seperti diberitakan kemarin, empat mantan kombatan GAM yang kini duduk dalam kepengurusan PA maupun Komite Peralihan Aceh (KPA), yaitu Kamaruddin Abubakar alias Abu Razak (Wakil Ketua DPA-PA), Abu Yus (Ketua DPW-PA Aceh Barat), Aiyub Abbas (Bupati yang juga Ketua PA Pidie Jaya), dan Roni Ahmad alias Abu Chik Sufi (Ketua KPA Wilayah Pidie), Kamis (24/3) malam bertemu Gubernur Zaini Abdullah yang akrab disapa Abu Doto selaku Anggota Tuha Peuet PA di Meuligoe (Pendapa) Gubernur Aceh.

Beberapa kalangan mengait-ngaitkan pertemuan itu dengan agenda Pilkada 2017. Tapi Abu Razak kepada Serambi menegaskan, pertemuan itu hanyalah sebatas silaturahmi biasa dengan orang tua. Karena, kata Abu Razak, Abu Doto adalah orang tua mereka dalam garis perjuangan GAM, selain Malik Mahmud Al-Haythar yang kini menjabat Wali Nanggroe Aceh.

“Kami bertemu untuk membicarakan masalah perjuangan, bukan masalah politik,” kata Abu Razak saat diwawancarai di Banda Aceh, Jumat (25/3) malam.

Dalam wawancara via telepon kemarin, Serambi juga menanyakan tanggapan Mualem selaku Ketua DPA PA terkait mundurnya Zakaria Saman atau yang akrab disapa Apa Karya dari posisi Tuha Peuet PA. Mualem mengatakan, tak ada masalah dengan mundurnya Apa Karya, karena langkah tersebut juga salah satu persyaratan jika Apa Karya maju sebagai calon gubernur melalui jalur independen.

“Itu persyaratan kalau dia (Apa Karya) mau maju dari jalur independen, memang begitu persyaratannya. Jadi, ya apa boleh buat. Tapi kalau kita lihat secara partai, saya rasa dia sudah berkhianat kepada partai, karena dia telah hengkang dari partai,” ucap Mualem.

Mualem juga menegaskan, mundurnya Apa Karya dari struktural PA sama sekali tidak berpengaruh bagi partai yang ia pimpin saat ini. Ia mengakui, Apa Karya adalah tokoh GAM, namun Mualem menegaskan sosok Apa Karya tidak berpengaruh bagi kader, partai, dan simpatisan PA. “Nggaklah, nggak ngaruh, biasa saja. Kita tahu dia tokoh GAM dan selama ini kita hormati kok selaku orang tua kita,” pungkas Mualem.(dan) (uri/leny/andraini/GC)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id