Angin Rusak 12 Rumah di Simpang Tiga | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Angin Rusak 12 Rumah di Simpang Tiga

Angin Rusak 12 Rumah di Simpang Tiga
Foto Angin Rusak 12 Rumah di Simpang Tiga

SIGLI – Sedikitnya 12 rumah rusak di Kecamatan Simpang Tiga, Pidie, akibat diterjang angin kencang disertai hujan deras, Sabtu (16/9) pukul 17.30 WIB. Namun, tidak ada korban jiwa dan cedera dalam peristiwa itu. Hanya ada beberapa korban yang menumpang ke rumah tetangga atau familinya yang selamat dari terpaan angin kencang kemarin.

Camat Simpang Tiga, Drs Nadhar Putra MSi kepada Serambi, Minggu (17/9), menyebutkan, kerusakan rumah terjadi di dua desa, yakni Pulo Gajah Matee dan Cot Jaja.

Paling parah kerusakan rumah terjadi di Gampong Pulo Gajah Matee, mencapai dua unit, masing-masing atas nama Mustafa (42) dan Suriadi (45). Keduanya sudah beristri dan memiliki tiga anak.

Akibat diterjang angin kencang, rumah merangkap kedai tempat para korban tinggal dan berjualan itu dinding kayunya rusak. Sebagian lagi lepas. Bahkan seluruh atap sengnya lepas diterbangkan angin.

Selain itu, sepuluh unit lagi rumah rusak diterjang angin di Gampong Cot Jaja. Kondisi kesepuluh rumah ini hanya rusak ringan. Atap gentengnya sebagiannya terlepas. Demikian pula tolak anginnya.

“Mereka sudah melakukan perbaikan secara gotong-royong sehingga rumah rusak ringan ini bisa dihuni kembali,” jelas Camat.

Kesepuluh rumah di Cot Jaja itu masing-masing milik Martunis A Gani, Ismail Ali, M Jamil Ibrahim, Sofyan Bahar, Samiah Usman, Nurhayati Adam, Ridwan, Anwar, Muhammad, dan Hindun.

Ikhwal peristiwa itu, menurut keterangan warga, berawal dari hujan deras yang terus mengguyur deras sejak pukul 15.00 WIB, Sabtu (16/9). Di tengah hujan disertai gemuruh itu mendadak berembus angin kencang.

Warga miskin yang menempati rumah berdinding kayu dan atap seng di desa itu kian khawatir. Terlebih karena pada pukul 17.30 WIB angin kembali bertiup kencang sekira 10 menit lebih dan mengempaskan atap dan sebagian dinding kayu sejumlah rumah.

“Saat angin kencang itu bertiup, warga berupaya ke luar dari rumah meskipun hujan, untuk mencari tempat berteduh. Setelah angin hujan mulai reda, baru ketahuan atap sejumlah rumah mulai lepas,” kata Camat Simpang Tiga mengutip cerita warga di sana.

Hingga kemarin, korban tidak sampai mengungsi, telah dilakukan perbaikan darurat sehingga korban bisa menempati lagi tempat tinggalnya tersebut.

Sekretaris Dinas Sosial Pidie, M Husin Yahya kepada Serambi, Minggu (17/9) mengatakan, pihaknya telah mengantar bantuan masa panik untuk korban di Gampong Pulo Gajah Matee saja. Sedangkan di Cot Jaja tidak kebagian karena rumahnya cuma rusak ringan.

“Ini kami ke lokasi mengantar bantuan masa panik untuk dua keluarga di Gampong Pulo Gajah Matee,” kata Husin Yahya. Bantuan yang diberikan, antara lain, beras, minyak goreng, telur, pakaian, dan lainnya. (aya) (uri/leny/andraini/GC)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id