5.878 CPNS Terjegal CAT | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

5.878 CPNS Terjegal CAT

  • Reporter:
  • Minggu, September 17, 2017
5.878 CPNS Terjegal CAT
Foto 5.878 CPNS Terjegal CAT

BANDA ACEH – Sebanyak 5.878 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Aceh jalur S1 Kanwil Kemenkumham Aceh, dipastikan tidak bisa melanjutkan ke tes tahap selanjutnya setelah dinyatakan tidak memenuhi passing grade (nilai) dalam ujian berbasis komputerisasi selama enam hari terakhir. Dari total 6.386 orang yang ikut, hanya 326 orang yang lulus, selebihnya terjegal ujian dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) tersebut.

Data itu diperoleh Serambi dari Kepala Kantor Regional (Kakanreg) XIII BKN Banda Aceh, Makmur Ibrahim SH Mhum, Sabtu (16/9) malam, usai panitia merekap semua data peserta yang lulus dan tidak lulus ujian CAT. Seperti diketahui, ujian CAT dilaksanakan pada 11-16 September 2017 di Kampus Abulyatama, Aceh Besar.

Dari 7.541 orang yang terdaftar sebagai CPNS jalur S1 Kanwil Kamenkumham, yang ikut ujian CAT sesuai data registrasi BKN Banda Aceh setiap hari ujian, sebanyak 6.386 orang. Dari jumlah itu, hanya 326 orang yang lulus, sedangkan 5.878 orang dinyatakan gagal karena tidak memenuhi minimal passing grade sebanyak 298.

326 orang yang lulus itu merupakan CPNS dari jalur umum, belum termasuk total peserta yang lulus dari jalur cumlaude dan disabilitas, sehingga jika ditambah jumlah yang tidak lulus dengan jumlah yang lulus, belum sesuai dengan total CPNS yang hadir mengikuti ujian CAT.

Hingga tadi malam, BKN belum merilis total lulus dan tidak lulus dari jalur cumlaude dan disabilitas. „Total yang memenuhi passing grade itu tiga ratus lebih dari total enam ribuan peserta yang ikut. Total yang lulus ini, nama-nama mereka akan kita kirim ke pusat, mereka akan mengikuti tahapan selanjutnya yaitu tes kompetensi bidang (TKB),“ kata Kepala Divisi (Kadiv) Administrasi Kanwil Kemenkumham Aceh, Zulkifli SH MH selaku Ketua Panitia Daerah Aceh.

Zulkifli mengatakan, untuk tes tahap selanjutnya, ke-326 orang yang lulus tersebut bisa jadi akan kembali mengikuti ujian kemampuan bidang dengan sistem yang sama, yaitu CAT atau ujian berbasis komputer. „Ujian TKB ini menyangkut dengan soal kemampuan masing-masing bidang yang mereka ambil (formasi), sistemnya juga CAT, kita juga akan kerja sama lagi dengan BKN. Jadwalnya akan keluar dalam dua hari ini,“ katanya.

Usai ujian TKB, lanjutnya, para peserta yang dinyatakan lulus akan mengikuti seleksi wawancara. Untuk seleksi wawancara, kata Zulkifli, akan dilaksanakan di Kementerian Hukum dan HAM di Jakarta. „Ini bukan lagi ranah kita, sudah langsung di Jakarta di sana. Total CPNS yang kita terima untuk jalur S1 dengan berbagai bidang tahun ini sebanyak 73 orang,“ jelas Zulkifli.

Rendahnya tingkat kelulusan CPNS jalur S1 Kanwil Kemenkumham Aceh dari total 6.386 peserta yang ikut, menurut Zulkifli karena para peserta ditengarai tidak tekun belajar, dan kebanyakan peserta baru belajar menjelang pelaksanaan tes. „Padahal soalnya menyangkut wawasan kebangsaan, materinya seputar Pancasila, undang-undang, NKRI, kemudian soal intelegensi umum dan psikologi. Kalau kita perhatikan, peserta CPNS kita ini tidak rajin membaca, hanya saat menjelang ujian baru belajar, itu dugaan, tapi kita tidak teliti soal itu,“ sebutnya.

Sementara itu, untuk CPNS jalur SLTA sederajat, pihaknya baru saja melakukan pengukuran tinggi badan dan verifikasi ijazah asli. Saat ini para peserta akan diberikan nomor ujian untuk mengikuti ujian CAT yang juga akan dilaksanakan di kampus Abulyatama, Aceh Besar. „Untuk ujiannya akan kita laksanakan pada 25 September hingga 8 Oktober. Karena jumlah CPNS ini lebih banyak, rencana dalam satu hari ujian akan diikuti 3.000 orang,“ pungkas Zulkifli.

Kepala Kantor Regional (Kakanreg) XIII BKN Banda Aceh, Makmur Ibrahim mengatakan, proses ujian CAT selama enam hari di kampus Abulyatama berlangsung aman dan tertib.

„Alhamdulillah semuanya berjalan sesuai dengan rencana, tidak ada hambatan apapun. Hasil CAT ini juga diterima dengan lapang dada, proses ujian juga berlangsung transparan, real time passing grade yang diperoleh masing-masing peserta bisa dilihat langsung selama ujian,“ katanya.

Kepada para CPNS yang belum lulus, Makmur menyarankan agar terus belajar dan memanfaatkan fasilitas belajar yang ada di Aceh, seperti di kampus atau di tempat umum lainnya. „Ayo belajar lagi, iqra. Kita manfaatkan semua fasilitas, duduk di warung kopi jangan lalai dengan yang lain, tapi kita belajar memanfaatkan fasilitas internet (wifi),“ pungkas Makmur. (dan) (uri/hon//JK)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id