Komisioner KIP Resmi Menggugat | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Komisioner KIP Resmi Menggugat

Komisioner KIP Resmi Menggugat
Foto Komisioner KIP Resmi Menggugat

* Terkait Dicabutnya Pasal UUPA Melalui UU Pemilu
* Ketua Fraksi PA Beri Apresiasi

JAKARTA – Dua anggota KIP Aceh, Hendra Fauzi dan Robby Syahputra, serta seorang warga Aceh, Fery Munandar, Jumat (15/9) petang, pkl 15.30 WIB mendaftarkan permohonan judicial review UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum atau UU Pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Hendra Fauzi mengatakan, alasan permohonan karena UU Pemilu telah memangkas kekhususan Aceh, yakni mengenai penerapan hubungan hirarki antara Komisi Independen Pemilihan (KIP) dan Pengawas Pemilih (Panwalih) di semua tingkatan di Aceh dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Pemberlakuan aturan ini, menurut Hendra, merugikan Aceh, karena sudah diatur secara khusus dalam Undang-undang No 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh (UUPA).

“Adalah sangat beralasan, jika kondisi ini menyebabkan secara perlahan Aceh kehilangan kekhususannya pada sektor penyelenggaraan Pemilu,” ujar Hendra yang didampingi tim kuasa hukum, Irfan Fahmi.

Hendra menjelaskan, gugatan ini diajukan secara pribadi, bukan atas nama lembaga KIP Aceh. Secara lembaga, Ketua KIP Aceh, Ridwan Hadi menyatakan lembaganya tidak melakukan gugatan terhadap UU Pemilu.

Gugatan terhadap UU Pemilu sebelumnya sudah dilayangkan oleh dua anggota DPR Aceh, Kautsar dari PA dan Samsul Bahri alias Tiyong dari PNA. Secara kelembagaan, DPR Aceh juga melakukan langkah serupa, melalui pimpinan DPRA Tgk Muharuddin.

Dalam sidang perdana itu, hakim panel yang memeriksa permohonan judicial review UU Pemilu, sempat menanyakan, kenapa KIP dan Panwaslih Aceh tidak melakukan gugatan. Padahal kedua lembaga itulah yang terkait langsung dengan UU Pemilu yang baru.

Sidang perdana gugatan UU Pemilu digelar MK pada 5 September silam dengan agenda pemeriksaan berkas permohonan. Sidang dilanjutkan pada Senin, 18 September mendatang.

Beri Apresiasi
Ketua Fraksi PA DPRA Iskandar Usman Al-Farlaky memberikan apresiasi terhadap langkah dua komisioner KIP Aceh, Hendra Fauzi dan Robby Saputra yang menggugat UU Pemilu.

“Kita apresiasi langkah mereka. Meski secara kelembagaan KIP tidak mau menggugat, namun masih ada yang peduli akan hal ini. Semoga gugatan yang bersifat pribadi dan lembaga DPRA akan bersinergi untuk memenangkan Aceh,” kata Iskandar kepada Serambi, Jumat (15/9).

Mantan aktivis mahasiswa ini menambahkan, mempertahankan eksistensi UUPA tentang kewenangan rekrutmen merupakan agenda utama Aceh yang harus didukung.

Untuk itu, ia mengajak semua unsur dan komponen masyarakat Aceh, termasuk yang berada di Jakarta, agar bisa ikut meramaikan sidang perdana DPRA di MK pada tanggal 19 September 2017, sekitar pukul 10.00 WIB di Gedung Mahkamah Konstitusi.(fik/yos) (uri/evo/stuti/RA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id