Tarik Investor, Pidie Aplikasikan Sistem SPIPISE | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Tarik Investor, Pidie Aplikasikan Sistem SPIPISE

Tarik Investor, Pidie Aplikasikan Sistem SPIPISE
Foto Tarik Investor, Pidie Aplikasikan Sistem SPIPISE

SIGLI – Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (KP2TSP) Kabupaten Pidie, berkomitmen untuk mengubah image investasi penanaman modal usaha dari yang biasa ke arah Sistem Pelayanan Informasi dan Perizinan Investasi Secara Elektronik (SPIPISE). Dengan sistem ini diharapkan dapat menjaring minat investor penanaman modal dari luar daerah.

Kepala KP2TSP Pidie, Drs Samsul Azhar MSi kepada Serambi, Jumat (15/9) mengatakan, selama ini di Pidie pelaku usaha dari beragam jenis usaha belum terpublikasi secara terbuka, sehingga terkesan peluang bisnis investasi di Pidie masih kecil. Selama ini minat pelaku penanam modal dari luar terbaikan begitu saja akibat tidak terdaftar secara online.

“Saat ini KP2TSP akan mengubah anggapan tersebut dengan menerapkan SPIPISE, sehingga investor dari luar tertarik melakukan penanaman modal usaha,”sebutnya.

Diakui, selama ini di Pidie seolah-olah usaha yang ada hanya sebatas usaha kecil di bawah Rp 200 juta. Padahal jika dikaji, sangatlah banyak usaha besar dengan modal di atas Rp 500 juta ke ataskhususnya para pedagang kelontong sembako, material bangunan, serta pakaian pada ruko-ruko. Namun, saat ini belum terdata secara menyeluruh. “Dengan menerapkan SPIPISE usaha secara online ini akan menyatukan usaha kecil dan menengah,” kata dia.

Jadi, setiap perusahaan yang menggunakan fasilitas izin ini akan membuka peluang besar bagi investor pihak luar terhadap brand daerah itu sendiri. Artinya, semakin besar perusahaan yang mendftar ke SPIPISE ini, maka akan semakin besar pula minat pihak luar menanamkan modal usaha untuk daerah Pidie ini.

Meski saat ini baru ada 16 perusahaan yang telah masuk kedalam perizinan SPIPISE, namun KP2TSP terus berupaya membujuk para pelaku untuk mendaftarkan diri ke sistim ini. “Jadi kepengurusan izin ini lebih murah dan mudah,” jelasnya.

Bagi perusahaan yang hendak melakukan perpanjangan izin, cukup mendaftar kembali dengan menyertakan kode batangan Barcode saja. “Dengan demikian sistem ini memangkas pula jalur-jalur birokrsi yang panjang,” tukasnya.(c43) (uri/atih/artanto/RH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id