Mahasiswa Malaysia di UIN Bisa Berobat Pakai JKN-KIS | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Mahasiswa Malaysia di UIN Bisa Berobat Pakai JKN-KIS

Mahasiswa Malaysia di UIN Bisa Berobat Pakai JKN-KIS
Foto Mahasiswa Malaysia di UIN Bisa Berobat Pakai JKN-KIS

BANDA ACEH – Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Banda Aceh melakukan penandatanganan Kesepakatan Bersama (Memorandum of Understanding/MoU) dengan UIN Ar-Raniry, Banda Aceh terkait Jaminan Kesehatan bagi Mahasiswa Berkewarganegaraan Asing di UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Kamis (14/9).

Pada kesempatan yang sama, turut dilakukan penandatangan MoU BPJS Kesehatan dengan Persatuan Kebangsaan Pelajar Malaysia di Indonesia Cawangan (Cabang) Aceh (PKPMI-CA). MoU ini mengatur pendaftaran kolektif WNA asal Malaysia sebagai peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), sehingga semua mahasiswa Malaysia di Aceh, khususnya di UIN Ar-Raniry sudah bisa berobat di Indonesia memakai JKN-KIS. .

Acara tersebut dihadiri Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh, dr Sari Quratul Ainy AAK. Dari pihak UIN dihadiri Kepala International Office, Prof Dr H Syahrizal Abbas yang mewakili rektor. Adapun Mohamad Noor Hafiz Bin Nordin mewakili mahasiswa asal Malaysia untuk menandatangani perjanjian kerjasama dengan BPJS Kesehatan. Tahap awal, 80 mahasiswa asal Malaysia mendaftar program JKN-KIS.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh, dr Sari Quratul Ainy menyampaikan apresiasi kepada UIN Ar-Raniry yang telah nyata mendukung Program JKN-KIS, terlebih apresiasi kepada mahasiswa asal Malaysia yang telah ikut serta menjadi peserta JKN-KIS.

“Prinsip program JKN-KIS adalah gotong-royong untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan dengan peningkatan kualitas kesehatan. Semakin banyak yang berpartisipasi maka semakin baik. Kami harap mendaftarnya mahasiswa asing asal Malaysia sebagai peserta JKN-KIS dapat mendorong perluasan peserta JKN-KIS, terutama bagi mereka yang diwajibkan menurut peraturan perundang-undangan”, ujarnya.

Sementara itu, perwakilan mahasiswa asal Malaysia, Mohamad Noor Hafiz, mengatakan mahasiswa asal Malaysia memilih mendaftar JKN-KIS karena pertimbangan kemudahan akses ke fasilitas kesehatan dan luasnya pelayanan kesehatan yang dapat dijamin. “Selain itu, iuran JKN-KIS terjangkau dan tidak perlu mengeluarkan biaya di awal apabila membutuhkan pelayanan kesehatan. Karena ini program negara, kami yakin dapat dipercaya,” tutur Hafiz.

Sedangkan Kepala International Office UIN Ar-Raniry Prof Dr H Syahrizal Abbas menjelaskan prinsip gotong royong dalam program JKN-KIS sejalan dengan konsep Ta’awun (tolong menolong) yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam. (sal) (uri/wi/ovi/ovianti/DNN)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id