Konsultan yang Tenggelam di Krueng Keureutoe belum Ditemukan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Konsultan yang Tenggelam di Krueng Keureutoe belum Ditemukan

Konsultan yang Tenggelam di Krueng Keureutoe belum Ditemukan
Foto Konsultan yang Tenggelam di Krueng Keureutoe belum Ditemukan

* Pekerjaan Dihentikan Sementara

LHOKSUKON – Abdullah Kamal (60) konsultan asal Bogor yang tenggelam di Krueng (Sungai) Keureuto kawasan Waduk Raksasa Keureuto, Aceh Utara, hingga Kamis (14/9) pukul 20.30 WIB, belum ditemukan. Sementara itu, pihak kontraktor pelaksana proyek memutuskan menghentikan sementara pekerjaan penggalian di sandaran bendungan, hingga Abdullah Kamal ditemukan.

Diberitakan sebelummya, mobil rombongan konsultan PT Brantas, Ford Everest BL 717 IM, terbalik dan diseret arus saat menyeberangi Krueng Keureuto yang berada dalam areal waduk raksasa, kawasan Blang Pante, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara, Rabu (13/9) sekitar pukul 11.30 WIB. Musibah itu menyebabkan seorang hilang dan enam lainnya selamat, dua di antaranya dalam kondisi pingsan.

Dari enam yang selamat, dua di antaranya, yakni Zulfikar (48) warga Desa Gue Gajah Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar dan Reza Azamuddin (29) warga Desa Ceurih, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh masih dirawat di Rumah Sakit Bunga Melati Lhokseumawe. Sedangkan yang lain sudah kembali ke base camp, tapi belum bekerja, karena masih trauma.

“Sampai tadi (malam kemarin-red) Zulfikar dan Reza masih dirawat. Reza mengeluh sakit di bagian dada. Sedangkan Zulfikar dia masih lemas, dia trauma berat ketika sampai di rumah sakit kemarin,” ujar Kepala Ruangan RS Bunga Melati Lhokseumawe Asmaul Husna kepada Serambi, Kamis (14/9).

Disebutkan, untuk perawatan lanjutan, Zulfikar akan diperiksa kondisi kesehatan secara menyeluruh di laboratorium. “Menurut dokter, kalau kondisi demikian butuh waktu sekitar dua sampai tiga hari perawatan. Sedangkan Reza hanya menunggu penyembuhan saja,” ujar Asmaul Husna.

Sementara itu Humas Pekerjaan Umum (PU) Waduk Keureuto Zulkifli kepada Serambi kemarin menyebutkan, Panji Adila Warman (45) konsultan asal Binjai Sumatera Utara, Asmizardi (44) Lampoh Daya Kecamatan Jaya Baru Banda Aceh, dan T Faisal Razi (29) warga Desa Ara Tonton Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara sudah kembali ke base camp.

“Kondisi mereka masih sedikit trauma. Karena pekerjaan belum dimulai, sehingga bisa istirahat dulu. Sekarang kita sedang fokus pencarian. Pekerja dan masyarakat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Search And Rescue (SAR) masih terus mencari dari pagi sampai sore tadi,” kata Zulklifi.

Ketua SAR Aceh Utara Dahlan ZA melalui Sekretaris Hasbullah Ali kepada Serambi kemarin menyebutkan pencarian akan terus dilanjutkan sampai jasad Abdullah Kamal ditemukan. “Tadi kita mulai pencarian dari pagi sampai sore hari. Karena sudah malam hari pencarian terpaksa dihentikan,” katanya.

Pencarian melibatkan 4 petugas dari Basarnas Pos Bireuen, 2 dari Pos Langsa, 10 petugas BPBD Aceh Utara dan 7 petugas SAR Aceh Utara. “Pencarian sudah kita lakukan sampai 2 kilometer dari lokasi kejadian, dengan menyelam menyisir menggunakan dua boat karet,” kata Hasbullah Ali.

Secara terpisah Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata melalui Kapolsek Paya Bakong Iptu Ibrahim kepada Serambi kemarin menyebutkan, pencarian juga melibatkan polisi dan TNI. “Sampai ke Irigasi Alue Bai kita cari, tapi belum juga ditemukan. Mudah-mudahan besok (hari ini-red) bisa ditemukan,” kata Kapolsek Paya Bakong.(jaf) (uri/sih/ebrinaldy/AF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id