Taat pada Allah Kunci Hidup Berkah | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Taat pada Allah Kunci Hidup Berkah

Taat pada Allah Kunci Hidup Berkah
Foto Taat pada Allah Kunci Hidup Berkah

Hidup penuh berkah yang diiringi dengan kebahagiaan dan ketenangan jiwa merupakan dambaan setiap manusia , lebih-lebih umat Islam yang beriman kepada Allah SWT. Seorang mukmin yang baik tidak akan mengharapkan harta yang banyak dan berlimpah, tapi keberkah an yang diharapkan. Banyaknya harta belum tentu berkah, sedikit harta juga belum tentu tidak bahagia dan melarat.

Demikian antara lain disampaikan Tgk. Sirajuddin Saman S.Pd.I MA, Pimpinan Dayah Khamsatu Gampong Deunong, Darul Imarah, Aceh Besar saat mengisi pengajian rutin Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI), di Rumoh Aceh Kupi Luwak, Jeulingke, Rabu (13/9) malam.

“Berkah juga bukanlah cukup dan mencukupi saja, tapi berkah juga terlihat dari bertambahnya ketaatan seseorang hamba kepada Allah, melaksanakan segala perintah-Nya dan meninggalkan segala larangan-Nya dalam segala keadaan yang ada,” ujarnya.

Da’i yang akrab disapa Tgk Abang ini mengungkapkan ayat Alquran yang menjelaskan tentang keberkahan hidup. Dalam Surat Al-A’raf ayat 96 menyebutkan, “Jikalau sekiranya penduduk suatu negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi jika mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya”.

Disebutkan, banyak orang yang menginginkan agar kehidupannya mendapatkan keberkahan. Tak hanya orang yang beriman, namun mereka yang jauh dari Allah pun sebenarnya ingin hidupnya diberkahi.

Meski begitu, banyak yang menyalahartikan tentang keberkahan. Di mana sering diarahkan kepada berlimpahnya harta, kehidupan yang serba menyenangkan dan segala kenikmatan dunia yang terus bertambah.

“Yang jelas jika kita taat pada Allah, itulah kunci utama keberkahan karena tahu tujuan hidup ini untuk beribadah kepada Allah. Ibadah ini tidak semata hanya shalat, puasa, haji dan lainnya, tapi juga membantu meringankan kesusahan orang lain dan tidak mengambil hak orang lain dalam hidup, serta menjaga keselamatan sesama muslim baik dalam perbuatan, sikap maupun lisan kita. Itu semua juga merupakan bentuk ketaatan pada Allah,” jelas Tgk Sirajuddin yang juga kandidat doktor UIN Ar-Raniry ini.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua Pengurus Wilayah (PW) Badan Koordinasi Mubaligh Indonesia (Bakomubin) Provinsi Aceh ini juga menyampaikan empat ciri-ciri orang bertaqwa yang bisa membawa pada kebahagiaan dan keberkahan hidup.

Pertama, tidak sombong/takabbur, tapi selalu tawadhuk/rendah hati. Diantara tandanya selalu lebih dulu ucapkan salam. Kedua, qanaah yaitu selalu merasa puas dan cukup dengan apa yang Allah berikan kepada kita dan berterima kasih atas segala pemberian-Nya. Ketiga, Wara’, yaitu sifat melalu menjaga diri agar tidak terjurumus dalam perbuatan dosa. Berupaya tutup rapat-rapat semua peluang dan celah yang mengarah pada kemaksiatan. Karena kejahatan/kemaksiatan itu terjadi jika ada peluang dan kesempatan.

Keempat, yaqin/percaya akan ada hari pembalasan dan pengadilan Allah nantinya. “Hari ini kita yang akan tentukan neraka atau surga dengan amal perbuatan kita di dunia, dan nanti kita akan semua pembalasan yang setimpal dari Allah perbuatan kita sekarang,” ungkapnya. (*/nal) (uri/ngbert/atoel/EL)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id