Sekitar 107.550 Pelanggan di Aceh Bakal Terima Subsidi Listrik | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Sekitar 107.550 Pelanggan di Aceh Bakal Terima Subsidi Listrik

  • Reporter:
  • Minggu, Maret 27, 2016
Foto Sekitar 107.550 Pelanggan di Aceh Bakal Terima Subsidi Listrik

aceh.Uri.co.id, BANDA ACEH – PT PLN Wilayah Aceh saat ini memiliki 1.254.391 pelanggan listrik. Dari jumlah itu, 107.550 di antaranya sedang dipertimbangkan PLN Pusat sebagai pelanggan yang bakal menerima subsidi listrik.

Jumlah tersebut merupakan data yang dikeluarkan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) dari medio Januari hingga 11 Maret 2016.

“Nah, setelah diterima dari TNP2K, jumlah itu sudah diusulkan ke PLN Pusat, untuk diverifikasi sekalian dengan dokumen evidennya. Nah, nantinya PLN Pusatlah yang menentukan berapa jumlah pelanggan PLN di Aceh yang berhak menerima subsidi dan langsung dimasukkan ke database pelanggan,” kata Deputi Manajer Hukum dan Humas PT PLN Aceh, Said Mukarram menjawab aceh.Uri.co.id via Grup WA Kanal Listrik Aceh, Minggu (27/3/2016) pagi.

Menurut Said Mukarram, jumlah pelanggan yang menerima subsidi listrik (sebanyak 107.550) itu merupakan hasil pemadanan (matching) data dari penerima subsidi listrik di Aceh selama ini. Datanya bersumber dari TNP2K yang dipimpin Dr Kuntoro Mangkusubroto.

Jadi, sudah bisa diprediksi, jika PLN Pusat nantinya menyetujui seluruhnya usulan PLN Aceh berdasarkan data dari TNP2K itu, maka total pelanggan yang layak/berhak dapat subsidi listrik di Aceh hanyalah 107.550 pelanggan.

Diterangkan juga bahwa subsidi PLN Wilayah Aceh sekarang adalah pelanggan dengan tarif 450-900 VA. Jumlah pelanggan rumah tangga dan sosial dengan daya 450 VA di Aceh saat ini berjumlah 650.247, sedangkan yang sosialnya 14.091 pelanggan.

Adapun pelanggan rumah tangga dengan tarif 900 VA mencapai 359.406, sedangkan yang kategori sosialnya 12.700 pelanggan. Sementara, jumlah pelanggan PLN Wilayah Aceh saat ini adalah 1.254.391. “Jadi, lebih dari 90 persen yang masih disubsidi,” kata Said Mukarram.

Sebagaimana diketahui, PT PLN memiliki 53 juta pelanggan pada tahun 2014. Kemudian pada tahun 2015 dilakukan verifikasi ke lapangan sehingga terungkap bahwa hanya ada 22 juta pelanggan listrik dengan daya 450 dan 900 Volt Ampere (VA). Data itu kemudian diverifikasi lagi dan ternyata hanya 4,1 juta pelanggan yang layak menerima subsidi listrik.

Artinya, ada 18 juta pelanggan lagi yang tidak layak menerima subsidi listrik dari negara. Nah, mereka inilah pada tahun 2016 ini, dimulai dari bulan Juli, akan dikenai tarif normal alias tak lagi disubsidi.

Untuk diketahui, selama ini negara menyubsidi pelanggan rumah tangga kategori R 450 VA sebesar Rp 415/kWH. Sedangkan pelanggan kategori R 900 VA disubsidi Rp 605/kWH. Apabila subsidi dicabut dan diberlakukan tarif normal, maka tarif nonsubsidi adalah Rp 1.355 kWH untuk setiap rumah tangga pelanggan PLN. (*) (uri/hon//JK)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id