Dua Kandidat Keuchik Gugat P2K | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Dua Kandidat Keuchik Gugat P2K

Dua Kandidat Keuchik Gugat P2K
Foto Dua Kandidat Keuchik Gugat P2K

* Ada Indikasi Kecurangan dalam Pilkades

SIGLI – Dua kandidat keuchik (kepala desa) yang ikut bertarung dalam Pemilihan Keuchik Gampong Dayah Teungoh, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Ridwan Usman dan Tamren M Yunus, menggugat Ketua Panitia Pemilihan Keuchik (P2K), Drs Ali Akbar ke pengadilan. Keduanya menuding pelaksanaan pemilihan keuchik yang diselenggarakan Minggu (10/9) lalu, terindikasi ada kecurangan.

“Sejak awal, pelaksanaan Pilchik di Gampong Dayah Teungoh ini telah terindikasi curang karena pihak P2K tidak netral, dengan mendukung kandidat keuchik petahana (Yurhan),” sebut Tamren dibenarkan Ridwan, Rabu (13/9).

Tamren mencontohkan, bentuk kecurangan tersebut antara lain; pihak panitia (P2K) membiarkan calon petahana (Yurhan) berkeliaran memantau proses pemilihan. Sehingga pemilih terintimidasi. “Seharusnya P2K menertibkannya,” kata Tamren.

Selanjutnya, panitia juga membiarkan pemilih pengganti mencoblos tanpa memperlihatkan surat mandat. “Selain itu, panitia pemilihan juga tidak pernah mempublikasi daftar pemilih (DPT) yang seharusnya ditempel pada papan pengumuman secara terbuka untuk diketahui masyarakat,” katanya.

Hasil perhitungan suara Pilchik tersebut, Yurhan Idris mendapat 172 suara, Tamren M Yunus mendapat 170 suara, dan Ridwan Usman 30 suara. “Kami menolak hasil Pilchik yang curang ini, dan kami akan menggugat ke ranah hukum,” tambah Ridwan Usman.

Ketua P2K Drs Ali Akbar, Rabu (13/9) mengatakan, semua tahapan pelaksanaan Pilchik di Gampong Dayah Teungoh ini telah sesuai aturan dan prosedur pemilihan. “Prosesnya pun diawasi semua pihak. Baik tiga kandidat, camat, aparat TNI/Polri, maupun saksi lain dari pihak warga,” jelasnya.

Terkait dengan tudingan adanya pemilih pengganti tanpa surat mandat, ia menjelaskan bahwa pemilih pengganti dimaksud telah menunjukan surat mandat tersebut. “Tidak ada kecurangan, dan silakan membawa persoalan ini ke ranah hukum,” tukas Ali Akbar.(c43) (uri/aufik/arahdiba/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id