Barang Dikuras Maling dan Toko Dibakar, Ini Kerugian Dialami Pemuda Pidie Jaya | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

 Barang Dikuras Maling dan Toko Dibakar, Ini Kerugian Dialami Pemuda Pidie Jaya

 Barang Dikuras Maling dan Toko Dibakar, Ini Kerugian Dialami Pemuda Pidie Jaya
Foto  Barang Dikuras Maling dan Toko Dibakar, Ini Kerugian Dialami Pemuda Pidie Jaya

URI.co.id, MEUREUDU – Nasib malang dialami Muhammad Nazar (27) seorang pedagang grosir barang  kelontong di Keude Jangkabuya, Pidie Jaya.

Setelah beragam jenis barang dagangannya dikuras maling, toko yang selama ini dijadikan tempat usahanya juga ikut dibakar.

Akibatnya, hampir semua barang yang tersisa di dalam keude musnah dilalap api.

Kini peristiwa tersebut telah ditangani pihak kepolisian setempat.

Baca: Tiga Kantor SKPK di Pidie Jaya Dibobol Maling, Barang yang Hilang Nilainya Puluhan Juta

Rabu (13/9) pagi, Wabup Pijay, H Said Mulyadi, didampingi Kadis Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dra Hj Cut Aminah, sambil menjenguk korban juga menyalurkan bantuan masa panik.

Muhammad Nazar, dalam penuturannya kepada Serambinews,com mengatakan, pencuri masuk ke toko berkontruksi permanen melalui lantai dua.

Kemudian dari situ, lalu turun ke bawah dan memboyong berbagai jenis barang melalui pintu belakang.

Diduga, tamu tak diundang itu, seusai mengeluarkan barang kemudian menyulutkan api ke barang yang ada di dalam toko.

Ia sendiri mengaku tidak tidur di toko, tapi di rumahnya Gampong Mukoue Dayah Kecamatan Bandardua yang berjarak kurang lebih enam kilometer dari tempat usahanya.

Baca: Api Kejutkan Penghuni Rumah di Pidie Jaya Saat Subuh, Mereka Lari, Pemadam Tiba Satu Jam Kemudian

Pada malam itu juga, lanjut Nazar, peristiwa itu ia ketahui  setelah diinformasikan  salah seorang warga Jangkabuya melalui telepon selulernya.

Kuat dugaan, tokonya dimasuki maling dan membakarnya, setelah melihat pintu penutup lantai dua dan pintu belakang toko terbakar.

Nazar mengaku, akibat musibah tersebut, ia mengalami kerugian sekitar Rp 300 juta, tidak termasuk bangunan.

Karena toko yang mengalami musibah merupakan milik orang lain yang ia sewa.

        (uri/atih/artanto/RH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id