Calo Tes CPNS dan Penembak di Atas Kuda | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Calo Tes CPNS dan Penembak di Atas Kuda

Calo Tes CPNS dan Penembak di Atas Kuda
Foto Calo Tes CPNS dan Penembak di Atas Kuda

URI.co.id, BANDA ACEH – Sejak Senin (11/9/2017), seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) jalur S1 Kanwil Kemenkumham Aceh, mulai bergulir.

Ujian dengan sistem komputerisasi pun digelar, di kampus Abulyatama, Aceh Besar.

Seribuan lebih peserta mulai beradu kompetensi, mereka mengulik 100 soal di layar monitor dalam waktu 90 menit.

Para calon abdi negara itu harus mencapai passing grade sebanyak 298, jika tidak, maka harapan tersebut pupus.

Hari pertama digelarnya ujian dengan sistem Computer Assisted Test (CAT), lebih kurang sebanyak 1.225 orang mengikutinya.

Baca: VIDEO: Mau Ikut Ujian CPNS Kemenkum HAM, Lihat Dulu Video Ini

Dari total itu, hanya 45 orang yang mampu memenuhi passing grade, selebihnya gugur dan tertutup peluang ke tahap berikutnya.

Kepala Kantor Regional (Kakanreg) XIII Badan Kepegawaian Negara (BPN) Banda Aceh, Makmur Ibrahim SH Mhum, mengatakan, ujian CAT memang benar-benar menguji kompetensi setiap peserta CPNS.

“Ini betul-betul ujian, tidak bisa mencontek, tidak bisa tanya-tanya, karena soalnnya berbeda nggak ada yang sama. Jadi, yang menentukan adalah kompetensi masing-masing peserta, kalau memang bisa menjawab ya alhamdulillah,” kata Makmur.

Ia juga mengatakan, ujian dengan sistem CAT juga sangat transparan.

Baca: Di Simeulue, CPNS tidak Boleh Pindah Sebelum Mengabdi 12 Tahun

Karena hasil ujian bisa langsung dipantau oleh si peserta, keluarga atau teman peserta melalui layar real time di lokasi tes.

“Begitu habis 90 menit, langsung keluar berapa passing grade yang diperoleh. Nilainya itu nggak bisa diubah-ubah, siapapun nggak bisa ubah, memang murni hasil apa yang dijawab oleh si peserta,” kata Makmur.

Oleh karena itu, Makmur mengatakan, jangan pernah percaya jika ada orang atau oknum tertentu yang mengaku bisa membantu atau mengurus untuk kelulusan CPNS.

“Bohong itu, tidak benar. Dengan sistem ujian seperti ini, bagaimana oknum itu mengaku bisa mengurus. Jadi kita imbau jangan pernah titip-titip, nggak ada titip-titipan,” tegas Makmur.

Baca: CAT Gugurkan Ribuan CPNS

Makmur tak menampik, mungkin masih calo dan mengaku bisa meluluskan peserta CPNS.

Calo itu kata Makmur, tak ubahnya seperti penembak di atas kuda, yang menembak asal-asal dan pasti tidak tepat sasaran dengan kondisi tidak stabil, sambil menunggangi kuda.

“Tau kan gimana orang yang lagi berpacu di atas kuda, tidak stabil. Nah, dalam posisi itu dia menembak, jadi apa yang kena, kenalah,” sebut Makmur.

Penembak di atas kuda itu diibaratkan Makmur seperti calo-calo yang saat ini masih menjalankan aksinya, menjanjikan peserta lulus, dengan syarat memberikan sejumlah uang saat dinyatakan lulus nanti.

Baca: Ini Total Nilai yang Harus Diraih CPNS Kemenkumham dalam Ujian CAT

“Mereka juga secara acak begitu saja menjaring korban, siapa yang percaya ya kena jebakan mereka. Mereka cari sebanyak-banyakknya, meyakinkan orang bahwa bisa meluluskan peserta,” ujar Makmur.

“Kebetulan, nanti dari sekian calon itu, ada yang lulus murni karena komptensinya, nah saat itulah para calo ini menagih uang yang telah dijanjikan. Padahal, peserta itu memang lulus murni, bukan karena si calo tersebut,” tambah Makmur.

Oleh karena itu, trik para calo itu persis seperti penembak di atas kuda, ia menembak sebanyak-banyaknya.

“Maka sekali lagi saya tegaskan, jangan pernah percaya kepada calo tersebut, percaya kepada diri sendiri, belajar dan berdoa, insya Allah,” pungkas Makmur. (uri/ilati/sra/MU)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id