Abu Razak Cs Temui Doto | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Abu Razak Cs Temui Doto

Foto Abu Razak Cs Temui Doto

BANDA ACEH – Empat mantan kombatan yang kini duduk di kepengurusan Partai Aceh (PA) maupun Komite Peralihan Aceh (KPA) yaitu Kamaruddin Abubakar alias Abu Razak (Wakil Ketua DPA-PA), Abu Yus (Ketua DPW-PA Aceh Barat), Aiyub Abbas (Bupati yang juga Ketua PA Pidie Jaya), dan Roni Ahmad alias Abu Chiek Sufi (Ketua KPA Wilayah Pidie), Kamis (24/3) malam bertemu Gubernur Aceh, Zaini Abdullah yang akrab disapa Abu Doto selaku Anggota Tuha Peuet PA.

Informasi adanya pertemuan tertutup itu merebak sejak Jumat kemarin setelah satu situs berita mengutip pernyataan Ketua KPA Wilayah Pidie, Abu Chik Sufi yang membenarkan adanya pertemuan dimaksud. “Hanya silaturahmi dengan beliau selaku orang tua bagi mantan kombatan. Kalau ada yang menginformasikan kami minta maaf, tidak ada itu. Memangnya kami salah apa dengan beliau,” tandas Abu Chik kepada Serambi, Jumat (25/3) sore meluruskan informasi yang berkembang yang menyebutkan kedatangan mereka ke Abu Doto selain bersilaturahmi juga minta maaf.

Wakil Ketua DPA-PA, Abu Razak menjawab Serambi tadi malam menegaskan, pertemuan itu hanya sebatas silaturahmi biasa dengan orang tua. Karena, kata Abu Razak, Abu Doto adalah orang tua mereka dalam garis perjuangan GAM selain Malik Mahmud. “Kami bertemu membicarakan masalah perjuangan bukan masalah politik,” katanya.

Dia menyatakan, dalam pertemuan itu pihaknya berharap adanya rekonsiliasi antara Abu Doto dan Muzakir Manaf alias Mualem untuk bisa bersatu kembali seperti dalam perjuangan dahulu. Permintaan ini disampaikan karena selama ini hubungan Zaini-Mualem tidak harmonis. “Persoalan Abu mau naik melalui jalur independen, kalau bisa satu jalur saja (melalui partai). Jangan seperti Apa Karya yang membuat pernyataan seperti kemarin, dia sudah mengundurkan diri. Kami berharap Abu tidak mundur dari partai,” ujar dia sambil meminta media ini untuk menanyakan langsung inti pertemuan kepada Abu Doto agar tidak salah menyimpulkan.

Begitupun, dia mengaku dalam pertemuan itu pihaknya tidak membicarakan persoalan yang sedang terjadi apalagi sampai minta maaf kepada Abu Doto. “Kami bertemu membicarakan masalah perjuangan, tidak ada urusan dengan masalah maaf-maaf,” demikian Abu Razak.(mas/c43/nas) (uri/aradhia/ayanti/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id