Aceh Promosi Wisata di Pameran Internasional | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Aceh Promosi Wisata di Pameran Internasional

Aceh Promosi Wisata di Pameran Internasional
Foto Aceh Promosi Wisata di Pameran Internasional

BANDA ACEH – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh bersama pelaku industri pariwisata Aceh ikut serta pada Pameran Malaysian Association Tour and Travel Agency (MATTA) Fair 2017 di Putra World Trade Center (PWTC), Kuala Lumpur, Malaysia, 8-10 September 2017.

Berbagai objek wisata dan even yang bisa mendatangkan wisatawan ke Aceh dipromosikan pada pameran terbesar di Asia Tenggara ini, seperti Sail Sabang 2017, yaitu atraksi wisata bahari berskala internasional yang akan digelar di Sabang, 28 November-5 Desember 2017.

Kadisbudpar Aceh, Reza Fahlevi MSi menyampaikan hal ini lewat siaran pers kepada Serambi kemarin. “Keikutsertaan Aceh pada pameran wisata nasional dan internasional sudah berulangkali dan akan terus kami lakukan dengan mengikutsertakan pelaku industri pariwisata Aceh,” kata Reza.

Reza menilai keikutsertaan Aceh penting tak hanya sebagai peserta tetap dalam memperkenalkan dan mempromosikan pesona wisata melalui berbagai daya dukung yang terus dikembangkan, yakni Aksesibilitas, Amenitas dan Atraksi, tapi juga memperkuat pasar wisata Asean.

“Khususnya Malaysia sebagai pangsa pasar utama kunjungan wisatawan ke Aceh dengan mempersiapkan berbagai paket wisata menarik, unik dan tematis, seperti Wonderful Ramadhan, Pesona Idul Fitri, Discover Aceh, Aceh Underwater, dan lain-lain,” sebut Reza.

Reza menyebutkan kunjungan wisatawan Malaysia ke Aceh pada 2015 mencapai 21.046 orang dan meningkat menjadi 30.38 orang (70 persen) pada 2016. Diprediksikan terus meningkat menjadi 50.000 wisatawan dari Malaysia, seiring semakin viralnya pesona wisata Aceh di berbagai medsos.

Adapun dalam mempromosikan Aceh sebagai salah satu destinasi wisata halal terbaik dunia, stand pameran Aceh pada MATTA Fair 2017 didesain unik dan menarik dengan branding “The Light of Aceh”. Hal ini merefleksikan spirit bagi seluruh masyarakat yang disatukan melalui syariat Islam yang Rahmatan lil `alamiin sebagai cahaya benderang mengajak pada nilai-nilai kebaikan, kemajuan dan kemakmuran.

Kabid Pemasaran Disbudpar Aceh, Rahmadhani mengatakan pada even tiga hari itu, wisata Aceh tak hanya ‘dijual’ para pelaku industri wisata di daerah ini saja, melainkan juga pelaku industri di negeri jiran itu, seperti oleh Mohd Rezwan bin Alias, Pimpinan Biro Perjalanan Kembara Salam.

“Paket wisata Aceh mulai dilirik dan disukai calon wisatawan Malaysia karena produknya memiliki karakteristik, seperti paket wisata tsunami,” kata Mohd Rezwan seperti dikutip dalam siaran pers itu.

Selain itu, menurutnya mereka bersemangat menjual paket wisata Aceh karena daerah ini memiliki persamaan budaya dan bahasa Melayu dengan Malaysia.

Sedangkan Pimpinan AMQ Travel Malaysia, Salwani binti Mustafa, mengatakan paket wisata spiritual di Aceh juga ikut mereka jual untuk menambah rasa syukur para wisatawan negeri jiran itu kepada Allah SWT, sehingga di antara tamu yang mereka bawa ke Aceh selalu mengikutsertakan seorang ustaz. Tujuannya untuk memberi nilai tambah dan nilai jual terhadap paket wisata Aceh. (her/sal) (uri/ilati/sra/MU)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id