Lama Disembunyikan, Ini Dia Sniper Misterius yang Menembak Mati Jenderal Kohler | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Lama Disembunyikan, Ini Dia Sniper Misterius yang Menembak Mati Jenderal Kohler

Lama Disembunyikan, Ini Dia Sniper Misterius yang Menembak Mati Jenderal Kohler
Foto Lama Disembunyikan, Ini Dia Sniper Misterius yang Menembak Mati Jenderal Kohler

URI.co.id – “O God, Ik ben getroffen” (Ya Tuhan, aku kena).

Ucapan terakhir itu keluar dari mulut Jenderal Kohler ketika sebutir peluru menembus dadanya.

Sang jenderal itu pun terkapar dan tewas di depan Masjid Raya Baiturrahman.

Pemerintah Belanda menyadari kekeliruan Mayor Jenderal JHR Kohler yang menyerbu dan membakar masjid termegah kebanggaan rakyat Aceh itu.

Baca: Gubernur Diminta Tanam Kembali Pohon Kohler di Masjid Raya Baiturrahman

Serangan ke Masjid Raya itu adalah bumerang bagi Belanda.

Peristiwa yang terjadi pada tahun 1873 itu meninggalkan bukti banyaknya korban Perang
Aceh di pihak Belanda.

Kerkhof Diambil dari atas gedung Museum Tsunami Aceh.

Kerkhof Diambil dari atas gedung Museum Tsunami Aceh. (IST)

Di antaranya dapat disaksikan di Kerkhof, Peucut, Banda Aceh, sekitar satu kilometer di selatan Masjid Raya.

Di sana terkubur 2.200 serdadu Belanda, termasuk Kohler, sang jenderal itu sendiri.

Lantas siapa sebenarnya penembak misterius yang telah menembus jantung Jenderal Kohler hingga kematiannya menghebohkan jagat Eropa ketika itu?

Menurut informasi yang dilansir URI.co.id dari achehcybermilitary.org Jenderal Kohler tewas terbunuh oleh seorang sniper misterius di halaman Masjid Raya Baiturrahman.

Pada saat itu Jenderal Kohler sedang menginspeksi pasukan Belanda di areal mesjid Raya Baiturrahman.

Namun salah seorang pejuang Aceh merunduk dan menembak Jenderal Kohler dalam jarak 100 meter tepat di di jantungnya.

Baca: Kohler dan Celaka Tiga Belas

Kohler roboh di bawah pohon Geulumpang yang kemudian dinamani oleh Belanda dengan Kohlerboom atau pohon Kohler.

Saat ini pohon tersebut sudah dipotong akibat perluasan renovasi Masjid Raya Baiturrahman.

Sniper ini diketahui seorang remaja dari laskar Aceh yang berusia 19 tahun dan bersembunyi di belakang reruntuhan masjid yang tidak diketahui oleh Kohler yang saat itu sedang memegang teropong.

Peristiwa tewasnya Jenderal Kohler oleh seorang sniper ini menggemparkan seluruh pasukan Belanda yang ada di Aceh dan juga seluruh dunia terutama Eropa.­­­­­­

Sniper misterius penembak Jenderal Kohler hingga saat ini masih menjadi misteri.

Banyak orang dan media berspekulasi tentang sniper misterius ini.

Namun secara mengejutkan belum lama ini, seorang cucu Teungku Imum Lueng Bata yang telah berusia 68 tahun mengaku bahwa sniper itu adalah kakeknya.

Teungku Imum Lueng Bata memang seorang pejuang Aceh pada waktu Kohler dan pasukannya mendarat di Aceh.

Baca: Köhler

Ia merupakan pemimpin Kemukiman Lueng Bata atau seorang Uleebalang yang bernama asli Teuku Nyak Radja dan Ia juga anak dari Teungku Chik Lueng Bata.

Lueng Bata ini dulunya merupakan daerah kekuasaan Kerajaan Aceh dan berada langsung di bawah kesultanan.

Cucu Teungku Imum Lueng Bata yang bernama Nukman ini menjelaskan bahwa kakeknya dan pengikutnya sengaja menyembunyikan dan merahasiakan identitas kakeknya sebagai penembak Kohler untuk melindungi dirinya dan juga pasukannya.

Ia juga menjelaskan bahwa jarak Teungku Imum Lueng Bata dengan Kohler hanya berjarak 100 meter dan menembak dengan senjata seadanya.

Entah kebetulan atau memang karena keahliannya sebagai seorang sniper sejati, Teuku Nyak Raja melepaskan satu tembakan dan tepat mengenai jantung Kohler setelah sebelumnya menembus lensa teropong yang disangkut dilehernya.

Pada saat peluru menembus dadanya, Kohler sempat berucap, “Oh God ik ben getroffen (Oh Tuhan Aku Kena)”.

Teuku Nyak Raja atau Teungku Imum Lueng Bata hingga saat ini makamnya belum ditemukan.

Namun Sejarah Aceh mencatat bahwa ia syahid dalam pengejaran pasukan Belanda, akan tetapi sejarah juga tidak mencatat dimana lokasi syahidnya.

Tapi ada juga yang mengatakan jika ia syahid di Geulumpang Minyeuk, Pidie.

Mayor Jenderal J.H.R Kohler.

Mayor Jenderal J.H.R Kohler. (IST)

Tewasnya empat jenderal Belanda merupakan peristiwa satu-satunya yang pernah dialami Belanda dalam sejarah perjalanannya menyerang wilayah lain di nusantara.

Kini jasad Jenderal Kohler dimakamkan di kompleks kuburan Peutjut Kerkhof di samping Lapangan Blangpadang, Banda Aceh.

Saat URI.co.id mengunjungi kompleks pemakaman tersebut nama Jenderal Kohler terukir di sisi kanan dan kiri gapura.

Baca: Mau Lihat Pohon Geulumpang Asli Tempat Kohler Ditembak, Ini Dia Fotonya

Persisnya berbunyi: In Memoriam General-Majoor JHR Kohler, Gesneuveld, 14 April 1873.

Tanggal dan tahun yang tertulis itu menandai saat tewasnya sang jenderal Kohler ketika melawan pejuang Aceh.

Salah satu catatan penting pada Perang Aceh adalah tewasnya empat jenderal Belanda, yaitu Mayor Jenderal J.H.R Kohler, Mayor Jenderal J.L.J.H. Pel, Demmeni dan Jenderal J.J.K. De Moulin. (uri/itri/elmeizar/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id