Abang dan Adik Ipar Dicambuk 17 Kali | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Abang dan Adik Ipar Dicambuk 17 Kali

Foto Abang dan Adik Ipar Dicambuk 17 Kali

* Sakdiah Pingsan Usai Dicambuk

BANDA ACEH – Budiman (39) warga Gampong Deah Raya Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, bersama adik iparnya, Sakdiah (22) warga Gampong Biram Cut, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Kamis (24/3) dihukum cambuk masing-masing 17 kali di halaman Masjid At-Taqwa, Lhong Raya Banda Aceh.

Dua sejoli yang sama-sama sudah memiliki pasangan halal itu itu ditangkap bermesraan (ikhtilath) pada 26 Desember 2015 di rumah Budiman di Gampong Deah Raya. Kepala Satpol PP dan WH Banda Aceh melalui Kasi Penegakan Peraturan Perundang-undangan dan Syariat Islam, Evendi A Latif mengatakan, keduanya melanggar Pasal 25 Ayat 1 Qanun Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat.

“Keduanya dihukum cambuk 20 kali, dikurangi masa tahanan 3 kali, sehingga dicambuk 17 kali,” ujarnya kemarin. Menurutnya, selain eksekusi terhadap pelaku ikhtilath itu, pihaknya juga mencambuk 4 pelaku maisir (judi) dengan hukuman 5 kali cambuk setelah dikurangi masa tahanan 2 kali cambuk.

“Kami menggilir pelaksanaan eksekusi cambuk sehingga merata di setiap kecamatan. Jaya Baru merupakan kecamatan selanjutnya, semoga syiar hukuman cambuk dapat sampai ke semua penjuru Banda Aceh dan menjadi pembelajaran bagi masyarakat,” tukasnya.  

Adapun pelaku maisir yang dicambuk itu yaitu Umar Yusuf (52), warga Gampong Jurong Peujeurat Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Baili bin Juned (42), warga Gampong Blang Kiree Kecamatan Darul Kamal, Aceh Besar, Bustamam Hasan bin Hasan (36), Warga Gampong Lambiheue, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, dan Rusli Bin Ismail (49), warga Gampong Baru, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh.(fit) (uri/wi/ovi/ovianti/DNN)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id