Kontraktor Proyek IPAL: Berhenti Atau Lanjut, Tergantung Pemerintah | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Kontraktor Proyek IPAL: Berhenti Atau Lanjut, Tergantung Pemerintah

Kontraktor Proyek IPAL: Berhenti Atau Lanjut, Tergantung Pemerintah
Foto Kontraktor Proyek IPAL: Berhenti Atau Lanjut, Tergantung Pemerintah

URI.co.id, BANDA ACEH – Pihak PT Nindya Karya selaku kontraktor pelaksana proyek IPAL yang berada di antara Gampong Jawa dan Gampong Pande hanya sebagai pelaksana. Saat ini mereka bekerja sesuai kontrak dengan pemerintah, dalam hal ini Kementerian PUPR RI.

Hal itu disampaikan oleh Perwakilan Pihak Kontraktor PT Nindya Karya, Andrian kepada URI.co.id, Minggu (10/9/2017).

Menurutnya, selaku pelaksana proyek mereka hanya menjalankan pembangunan IPAL tersebut sesuai kontrak yang sudah disepakati.

(Baca: FOTO-FOTO: Pewaris Kerajaan Aceh Ziarahi Indatu yang Terkubur di Area Pengolahan Tinja)

Kebijakan menghentikan atau melanjutkan akan menjadi wewenang Kementerian PUPR dan Pemko Banda Aceh.

Ia mengatakan, dalam pengerjaan itu pihaknya tidak mendapat catatan mengenai keberadaan batu nisan di lokasi itu.

Padahal sebelumnya, mereka sudah melakukan sosialisasi dengan pihak Pemko Banda Aceh. Namun tidak ada masukan tentang keberadaan nisan.

Kontrak PT Nindya Karya di proyek itu akan berakhir Oktober 2017. Proyek senilai Rp 107,3 Miliar itu sudah dimulai sejak 2015.

Foto-foto nisan ulama dan bangsawan Aceh di proyek IPAL (uri/nton/ariana/AM)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id