VIDEO: Cerita Si Peracik Bubuk Hitam | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

VIDEO: Cerita Si Peracik Bubuk Hitam

VIDEO: Cerita Si Peracik Bubuk Hitam
Foto VIDEO: Cerita Si Peracik Bubuk Hitam

URI.co.id, BANDA ACEH – Sobat millenials! dua barista kece akan mengisi tema kita pekan ini.

Lewat keduanya pula, kamu akan diajak berkenalan lebih dekat dengan ‘si bubuk hitam’ yang aromanya sudah mendunia.

Ya, menjadi seorang barista kini mempunyai prestis tersendiri di kalangan kawula muda. Tak terkecuali di Banda Aceh. Budaya ngopi yang sudah mengakar, kian menggeliat dan merambah generasi Z.

Berjamurnya coffeeshop membuat profesi peracik kopi makin dilirik. Yuk! Kenalan sama mereka. Adalah Khairul, seorang barista yang mengaku terinspirasi sosok Ben dan Jodi dalam sekuel film ‘Filosofi Kopi’.

Menjadi peracik kopi adalah alasannya bekerja di Tanabata, Coffeeshop yang berlokasi di Ulee Kareng.

Khairul yang mengaku tidak mengecap pendidikan formal barista, menjajal dunia peracikan kopi belum lama ini. Quality control menjadi kunci bagi coffeshop yang menawarkan espresso sebagai andalannya.

Saya pun berkesempatan mencoba meracik kopi.

Adalagi Rommel, barista yang juga owner Redinesh Coffee Roastery, di kawasan Pango. Jika Khairul mengandalkan mesin kopi, maka Rommel lebih menonjolkan manual brewing.

Ia bermain dengan komposisi, suhu, dan juga waktu untuk mendapatkan citarasa kopi yang pas. Namun seperti halnya kopi yang selalu mempunyai sisi pahit, berbisnis kopi pun tak selalu terasa manis.

Selera konsumen menjadi pertimbangan tersendiri, sehingga idealisme menjadi harga tawar. Ya, kopi tak selalu tentang citarasa, tapi juga bisnis. Konsep coffeeshop yang diusung dan terutama wifi menjadi harga mati.

Sebuah pergeseran budaya dari warung kopi tradisional menjelma budaya masyarakat urban. Kontes-kontes kopi pun membuat nama para barista semakin harum. Mereka menawarkan varian citarasa untuk memanjakan lidah penikmatnya.
Jadi sudah kah kamu minum kopi hari ini?. (uri/itri/elmeizar/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id