Tes CPNS Kemenkumham, tak Perlu Lagi Nomor Antrean | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Tes CPNS Kemenkumham, tak Perlu Lagi Nomor Antrean

Tes CPNS Kemenkumham, tak Perlu Lagi Nomor Antrean
Foto Tes CPNS Kemenkumham, tak Perlu Lagi Nomor Antrean

* Namun Tetap Sesuai Jadwal di Pengumuman

BANDA ACEH – Sebanyak 30.736 lulusan SMA/sederajat pelamar CPNS sipir se-Aceh tak perlu lagi mem-print nomor antrean untuk mengikuti pengukuran tinggi badan serta verifikasi ijazah asli di Stadion H Dimurthala Lampineung, Banda Aceh, pada 11-16 September 2017, melainkan bisa langsung datang ke lokasi itu sesuai jadwal dan membawa persyaratan yang sudah ditetapkan sebelumnya, kecuali nomor antrean.

Hal yang sama berlaku bagi 7.330 CPNS S1 jajaran Kanwil Kemenkumham Aceh. Mereka tak perlu lagi mem-print Kartu Informasi Pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar (TKD) melalui Computer Assisted Test (CAT) seperti aturan awal, melainkan langsung mengikuti seleksi ini di Universitas Abulyatama Banda Aceh, 11-16 September 2017. Syaratnya, cukup membawa kartu ujian yang dilegalisir panitia di lokasi ujian dan KTP atau Surat Keterangan Perekaman Kependudukan dari Disdukcapil.

Kadiv Administrasi Kanwil Kemenkumham Aceh, Zulkifli SH MH selaku Ketua Panitia Seleksi Daerah Aceh menyampaikan hal ini kepada Serambi kemarin, menyusul sudah terbitnya pengumuman jadwal dan lokasi seleksi ini bagi pelamar lulusan SMA/sederajat dan S1 melalui http://cpns.kemenkumham.go.id atau https://sscn.bkn.go.id.

Selain itu, untuk lebih mudah lagi, juga bisa diakses melalui https://drive.google.com/file/d/0B_qrvduazLo3N1k4ZjJvMVZyX2M/view untuk S1. Sedangkan untuk lulusan SMA/sederajat bisa via https://drive.google.com/file/d/0B_qrvduazLo3a3E2QTBNV251TXM/view, seperti diberitakan URI.co.id kemarin.

“Kami harap peserta membaca detail pengumuman itu, sehingga tak ada syarat yang lupa dibawa sekaligus bisa hadir sesuai jadwal,” kata Zulkifli.

Perubahan sedikit aturan yang tak memerlukan lagi print nomor antrean bagi lulusan SMA/sederajat dan Kartu Informasi Pelaksanaan TKD bagi lulusan S1, kata Zulkifli, tentu memudahkan peserta yang sudah dua hari lalu belum bisa membuka website itu secara online. Pasalnya, mencapai 1 juta lebih data peserta harus dimasukkan panitia pusat.

Adapun sesuai pengumuman yang ditandatangani Sekretaris Jenderal Kemenkumham RI, Bambang Rantam Sariwanto selaku Ketua Panitia Seleksi Nasional tertanggal 9 September 2017, syarat yang wajib dibawa pelamar sipir adalah ijazah/STTB (asli), transkrip nilai ijazah/STTB (asli), KTP/Surat Keterangan Perekaman Kependudukan (Suket) asli, lembar bukti pendaftaran SCCN (fotokopi), serta pasfoto 4×6 cm berlatar belakang merah dua lembar. Seperti diberitakan Serambi kemarin, TKD melalui CAT di Abulyatama akan diikuti 7.330 peserta. Mereka akan memperebutkan 73 kuota CPNS S1 jajaran Kanwil Kemenkumham Aceh.

Ujian ini setiap hari akan diikuti seribuan orang yang rata-rata dibagi lima sesi. Satu sesi sekitar 100 menit. Sesi pertama mulai pukul 08.00 WIB dan sesi terakhir selesai pukul 16.40 WIB. Satu jam sebelum ujian, peserta diharap sudah hadir karena harus terlebih dahulu melegalisir kartu ujian pada panitia Kanwil Kemenkumham Aceh di luar ruang ujian kampus swasta itu.

Sedangkan pengukuran tinggi badan serta verifikasi ijazah asli bagi 30.736 lulusan SMA/sederajat yang akan memperebutkan 583 posisi sipir se-Aceh, kata Zulkifli dipisah pria dan wanita mulai dari pintu masuk Stadion H Dimurthala Lampineung, Banda Aceh, yakni pintu satu untuk pria bernomor antrian genap dan pintu dua untuk pria bernomor antrean ganjil, serta pintu tiga khusus perempuan. (sal) (uri/aradhia/ayanti/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id