Pemilik Dua Senpi Eks Napi | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Pemilik Dua Senpi Eks Napi

Pemilik Dua Senpi Eks Napi
Foto Pemilik Dua Senpi Eks Napi

* Mengaku Peninggalan Konflik

LHOKSUKON – Jai (35), warga Desa Pulou U, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara yang ditangkap polisi di rumahnya, karena kepemilikan dua senjata api (senpi) ternyata adalah eks narapidana (mantan napi) di Lapas Tanjung Gusta Medan, kasus narkotika. Pria itu jadi target penangkapan aparat kepolisian di rumahnya pada Kamis (7/9) pagi, atas dugaan kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu.

Namun, dalam pengembangannya, polisi justru menemukan dua senpi pistol jenis FN Colt MK Series VI kaliber 9 milimeter Arcansan Siracuse buatan Amerika Serikat dan sepucuk Revolver dengan nomor registrasi 796117. Polisi menemukan dua senpi tersebut di dalam kandang kambing di rumah saudaranya, kawasan Desa Rambot, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Ahmad Untung Surianata melalui Kasat Narkoba AKP Ildani Ilyas kepada Serambi, kemarin, menyebutkan, hasil penelusuran petugas, Jai termasuk napi dalam kasus narkoba. Tapi, dia sudah menjalani hukuman dalam kasus tersebut di Lapas Tanjung Gusta Medan. “Sampai sekarang kita memang belum menemukan barang bukti jenis narkotika, karena kasus ini masih dalam pengembangan,” katanya.

Menurut Ildani, penyidik sudah mengetes urine terhadap tersangka, namun hasilnya negati. Oleh karena itu tersangka sekarang diproses dalam kasus kepemilikan senpi di Reskrim. Sedangkan dalam kasus narkoba belum bisa diproses akibat belum ditemukan barang bukti. “Menurut keterangan tersangka, dia mendapatkan dua senpi itu ketika masa konflik, lalu menyimpannya. Tapi untuk pastinya penyidik masih menyelidiki kasus tersebut, karena erat kaitannya dengan narkoba,” ujar dia

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Aceh Utara, AKP Rizki Kholiddiansyah kepada Serambi menyebutkan, penyidik sudah memintai keterangan dari tersangka untuk proses lanjutan kasus kepemilikan senpi tersebut. Selain keterangan tersangka, urainya, penyidik juga sudah mulai memanggil para saksi yang dianggap mengetahui tentang kasus itu. “Ini khusus untuk kasus kepemilikan senjata api. Sedangkan untuk dugaan narkoba, sedang dikembangkan oleh satuan narkoba,” pungkas AKP Rizki.(jaf) (uri/omario/alah/RF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id