KMP BRR Kesulitan Labuh di Ulee Lheue | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

KMP BRR Kesulitan Labuh di Ulee Lheue

KMP BRR Kesulitan Labuh di Ulee Lheue
Foto KMP BRR Kesulitan Labuh di Ulee Lheue

* Akibat Pendangkalan

SABANG – Kapten Kapal Motor Penyeberangan (KMP) BRR, Muhammad Noer, mengatakan, tingkat pendangkalan atau sidementasi di pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue, Banda Aceh, mulai mengkhawatirkan. Jika tidak segera dilakukan pengerukan, kondisi itu dapat mengganggu aktivitas keluar masuk kapal penyeberangan.

“Kini kondisi kolam labuh Pelabuhan Ulee Lheue sangat dangkal. Saat air surut, kedalaman air di kolam labuh itu tersisa dua meter. Kondisi ini jelas sangat mengganggu aktivitas kapal,” tuturnya kepada Serambi, Jumat (8/9).

Noer menjelaskan, pada Jumat (8/9) dan Kamis (7/9) sore KMP BRR yang dinakhodainya harus ditunda keberangkatan selama lima jam. Pasalnya kapal tersebut tidak bisa lagi keluar dari pelabuhan itu karena air di kolam labuh itu surut hingga tersisa kedalaman dua meter.

Kapal berkapasitas 375 penumpang itu pun kembali ke dermaga. KMP BRR kembali berlayar ke Sabang sekitar pukul 21.00 WIB setelah air pasang dan tiba di Balohan dua jam kemudian. Karenanya, Muhammad Noer meminta pihak pengelola Pelabuan Ulee Lheue untuk segera melakukan pengerukan.

Segera dikeruk
Sementara Kepala UPTD Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue, Banda Aceh, Usnaidi kepada Serambi mengakui pada Kamis sore KMP BRR harus menunda pemberangkatannya untuk kembali ke Sabang karena tak bisa keluar dari kolam labuh.

Usnaidi menyatakan, kolam labuh itu sudah saatnya dikeruk. Sebab, setelah tahun 2015 lalu, hingga kini kolam labuh itu belum dilakukan pengerukan. Usnaidi juga mengaku telah menyampaikan masalah itu ke Kabid Kelautan Dishub Aceh. Bahkan Dishub Aceh berjanji akan mengupayakan pengerukan kolam labuh itu dalam tahun ini juga.(az) (uri/evo/stuti/RA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id