Sindikat Penipuan Incar Wali Murid | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Sindikat Penipuan Incar Wali Murid

Sindikat Penipuan Incar Wali Murid
Foto Sindikat Penipuan Incar Wali Murid

* Dengan Modus Kecelakaan

BANDA ACEH – Sindikat penipuan dengan cara memunculkan kepanikan bagi calon korbannya, seminggu terakhir ini mengincar puluhan wali murid SD Negeri 1 Banda Aceh. Telepon ‘teror’ dengan modus si anak mengalami kecelakaan, sehingga butuh penanganan cepat tim medis di rumah sakit nyaris menimpa Roni, satu dari wali murid yang anaknya bersekolah di SDN 1 kawasan Blangpadang, Banda Aceh, Jumat (8/9) sekitar pukul 10.00 WIB.

Roni menuturkan, dalam aksinya anggota komplotan penipu itu tidak sendirian. Dia meyakini jumlah penipu lebih satu orang yang masing-masing memainkan perannya. “Pada saat mereka menelepon saya, anggota komplotan itu menggunakan nomor 085342597019,” kata Roni kepada Serambi, Jumat (8/9).

Dijelaskan, dalam aksinya para pelaku berbagi peran, ada yang berpura-pura sebagai petugas medis rumah sakit. Lalu ada yang berpura-pura menjadi wali kelas dan berdalih membawa si anak ke rumah sakit.

“Saat nelepon, mereka mengatakan anak saya kecelakaan dan perlu penangganan medis. Untuk meyakinkan, pelaku pertama kemudian memberikan Hp kepada seseorang, yang seolah-olah itu wali kelas anak saya,” ungkap Roni.

Karena yakin itu penipuan, Roni tidak langsung panik. Dia pun segera bergegas ke sekolah memastikan kondisi anaknya yang duduk di kelas 3 itu. “Alhamdulillah, anak saya baik-baik saja. Sindikat penipuan ini memang sengaja membuat panik, sehingga kita tak sempat berpikir. Lalu ujung-ujungnya kita tertipu dan menuruti permintaan sindikat itu, termasuk mentransfer sejumlah uang yang diminta,” sebut Roni.

Ia menerangkan kasus penipuan dengan modus kecelakaan yang menimpa murid SDN 1 Banda Aceh dalam seminggu terakhir meresahkan para orang tua. Bahkan Roni mengaku mendapatkan informasi, sebelum dirinya ditelepon pelaku, puluhan orang tua sudah dihubungi sindikat dengan mengabarkan hal serupa. Namun, Roni tidak mengetahui apa sudah ada yang tertipu.

“Saya heran, dari mana mereka mendapatkan nomor Hp wali murid. Bahkan nama anak saya sampai nama wali kelas mereka tahu. Ini jadi pertanyaan bagi kita, bagaimana bisa. Kami harapkan pihak Kepolisian dapat mengusutnya,” pintanya.

Ia juga menyarankan setiap orang tua murid, bisa mendapatkan nomor Hp wali murid, sehingga dapat memastikan setiap ada hal-hal yang berkenaan dengan si anak.

Penipuan Modus Tertangkap Narkoba
Dari catatan Serambi, sebelumnya juga pernah ada kasus penipuan yang memakan korban dan dilakukan para sindikat pelaku dengan modus ‘tertangkap narkoba’.

Para pelaku juga sama dalam menjalankan aksinya. Beberapa peran juga dimainkan dalam aksi penipuan itu, mulai orang yang seolah-olah kita kenal menyaru tertangkap karena kasus narkoba, sampai ada seseorang yang berpura-pura mengaku sebagai petugas dengan dalih akan membantu menyelesaikan kasus itu dan tidak akan memproses atau melanjutkannya, bila ditransfer uang dalam jumlah sekian. Bahkan dalam kasus tersebut, para sindikat penipu mengkondisikan nomor HP orang yang kita kenal yang diklaim ditangkap tidak dapat dihubungi atau dalam kondisi sibuk.(mir) (uri/atrya/ratama/SP)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id