PT GSM Didenda Rp 1 M | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

PT GSM Didenda Rp 1 M

PT GSM Didenda Rp 1 M
Foto PT GSM Didenda Rp 1 M

* Terbukti Bakar Lahan dan Rusak Hutan

SUKA MAKMUE – Pengadilan Negeri Meulaboh, Aceh Barat, Selasa (29/8) menjatuhkan hukuman denda Rp 1 miliar kepada PT Gelora Sawita Makmur (GSM) dalam sidang pamungkas perkara pembakaran lahan dan perusakan hutan yang terjadi pada tahun 2012.

Total lahan yang terbakar mencapai 16 hektare yang berlokasi di Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya. Informasi yang diperoleh Serambi, Jumat (8/9) menyebutkan perkara ini sebelumnya ditangani penyidik Polda Aceh dan kemudian dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Meulaboh.

Putusan denda Rp 1 miliar yang dijatuhkan majelis hakim tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Nagan Raya yang menuntut PT GSM membayar denda sebesar Rp 1,5 miliar.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Nagan Raya Oki Winarta kepada Serambi, Kamis (7/9) di Suka Makmue mengatakan sidang tersebut dinyatakan berkekuatan hukum tetap setelah terdakwa PT GSM yang diwakili Ho Haryati binti Hokiarto menerima putusan tersebut setelah tujuh hari sejak diputuskan pada 29 Agustus 2017.

“Menyatakan terdakwa PT GSM yang diwakili oleh Ho Hariaty binti Hokiarto terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, melakukan tindak pidana sesuai Pasal 98 ayat 1 jo Pasal 116 ayat 1 huruf a UU PPLH sesuai dakwaan primair JPU,” kata Oki Winarta didampingi Jaksa Fungsional Ridwan. Disebutkan atas putusan ini, terdakwa PT GSM telah menyatakan menerima putusan tersebut dan bersedia membayar pidana denda sebesar Rp 1 miliar.

Tunggu Pembayaran
Sementara itu Kasi Pidum Oki Winarta juga menambahkan dalam perkara tersebut pihaknya masih menunggu pembayaran denda yang telah dijatuhkan sesuai vonis majelis hakim Pengadilan Negeri Meulaboh. Ia menyebutkan saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi dengan terhukum PT GSM untuk memastikan kapan denda tersebut dibayar karena perkaranya telah berkekuatan hukum tetap.(edi) (uri/atih/artanto/RH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id