Murid SDN 4 Belajar di Tenda | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Murid SDN 4 Belajar di Tenda

Murid SDN 4 Belajar di Tenda
Foto Murid SDN 4 Belajar di Tenda

* Akibat Sekolah Disegel Pemilik Tanah

CALANG – Murid SDN 4 Desa Kuala, Kecamatan Indra Jaya menjalani proses belajar-mengajar dalam tenda di kompleks Dayah Istiqamatuddin akibat sekolah mereka disegel pemilik tanah. Penyegelan dilakukan karena Pemerintah Aceh Jaya belum melaksanakan putusan hukum pengadilan untuk membayar ganti rugi tanah yang telah didirikan bangunan sekolah pada 2007 lalu tersebut.

“Terkait tuntutan pembayaran ganti rugi tanah oleh ahli waris kita akan koordinasi dulu dengan pihak terkait lainnya. Baik dengan DPRK, Dinas Pendidikan dan Pengadilan,” ujarnya Bupati Aceh Jaya T Irfan TB kepada Serambi, Kamis (7/9).

Dia sebutkan dari hasil koordinasi dengan pihak pengadilan, seharusnya prosedur eksekusi sekolah itu dilakukan pihak pengadilan bukan dari ahli waris. Akan tetapi yang terjadi saat ini penyegelan itu dilakukan pihak ahli waris tidak melibat pengadilan yang memutuskan perkara. Menyikapi masalah itu pemerintah melakukan pemindahan proses belajar-mengajar di SDN 4 Kuala ke Dayah Istiqamatuddin setelah melakukan musyawarah bersama pimpinan dayah, ketua DPRK, Dinas Pendidikan, kepala sekolah dan wali murid di dayah Istiqamatuddin Kamis lalu.

Pada sore itu juga, puluhan anggota Satpol PP dan WH yang dibantu anggota Polres dan Kadim 0114 mengangkut semua aset sekolah menggunakan truk ke lokasi dayah. Sementara itu Kepala SDN 4 Kuala Rosmanidar SPd menyebutkan proses belajar-mengajar terhenti sejak Kamis pascapenyegelan sekolah pada Rabu (6/9) sore oleh pemilik tanah. Dia sebutkan untuk aktivitas sekolah akan segera dijalankan di Dayah Istiqamatuddin setelah kelengkapan mobiler sekolah seperti bangku, meja dan papan tulis sesuai dengan kebutuhan.

Pertemuan yang dipimpin langsung Bupati Aceh Jaya itu ikut dihadiri Ketua DPRK Musliadi Z, Wakil Ketua DPRK T Hasyimi Puteh, Camat Indra Jaya Nawawi, Pimpinan Dayah Istiqamah Tgk Muhammad Hasa, Kepala SD Kuala Rosmanidar, tokoh masyarakat, perwakilan dari Polres dan Dandim. Anggota DPRK Aceh Jaya M Jamin menyesalkan adanya penyegelan tersebut akibat lambannya penanganan oleh Pemerintah Aceh Jaya yang lalu untuk membayar ganti rugi tanah.

Seharusnya sejak putusan pengadilan ditetapkan, pemerintah harus segera melaksanakan putusan tersebut sehingga tidak menimbulkan persoalan. “Saya yakin pemerintahan yang baru saat ini dapat menyelesaikan masalah sekolah tersebut dengan bijaksana untuk kepentingan anak-anak kita dalam mengenyam pendidikan di SD tersebut,” kata M Jamin.

Bangun Sekolah Baru
Sementara itu Bupati Aceh Jaya T Irfan TB juga mengatakan menyangkut tempat belajar siswa SDN 4 Kuala pihaknya telah mengusulkan anggaran pada 2018 untuk membangun gedung sekolah yang baru di lokasi lain. “Untuk sementara waktu proses belajar mengajar akan dilaksanakan di Dayah Istiqamatuddin hingga selesainya bangunan baru 2018 nanti,” katanya.(c45) (uri/atrya/ratama/SP)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id