Pembunuh Istri Diminta Menyerah | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Pembunuh Istri Diminta Menyerah

Pembunuh Istri Diminta Menyerah
Foto Pembunuh Istri Diminta Menyerah

SIGLI – Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pidie meminta kepada pelaku pembunuhan Nursiah binti Ibrahim (43) untuk segera menyerahkan diri. Polisi terus menguber keberadaan pelaku yang telah mengeksekusi Nursiah yang berprofesi sebagai bidan yang bekerja di Puskemas Pembantu (Pustu) Cot Bada, Bireuen. Perempuan ini dibunuh secara sadis di rumah mertua korban, Rusli, di Gampong Beulangong Basah, Kemukiman Ujong Rimba, Kecamatan Mutiara Timur.

“Hasil pemeriksaan saksi serta didukung bukti lain, suami korban bernama Hamdani sebagai aktor utama dalam kasus pembunuhan Bu Bidan. Untuk itu, kita meminta pelaku menyerahkan diri secara baik-baik kepada polisi,” Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK, melalui Kasat Reskrim, AKP Syamsul SH, kepada Serambi, Jumat (8/9).

Ia mengatakan, pelaku belum melarikan ke luar negeri, namun polisi belum mengetahui persembunyian pelaku. Artinya, keberadaan suami korban tersebut masih berbalut misteri. Pun demikian, polisi terus menguber keberadaan pelaku sehingga pelaku betul-betul berhasil ditangkap.

Bantuan dari warga, kata Syamsul, sangat penting untuk membantu penyidik kepolisian dalam memburu pelaku. Sementara keterangan dari saksi telah dimintai semua keterangan, baik dari keluarga pelaku maupun keluarga Bu Bidan serta saksi lainnya.

“Untuk saksi kita telah periksa semua. Kita berharap publik bisa bersabar. Saat ini polisi masih bekerja menguber pelaku. Kita butuh waktu untuk bisa menangkap pelaku, karena keberadaan pelaku belum terdeteksi persembunyiannya,” ujarnya.

Seperti diketahui, Nursiah binti Ibrahim bertugas sebagai bidan di Bireuen ditemukan bersimbah darah di rumah mertuanya, Rusli di Gampong Beulangong Basah, Kemukiman Ujong Rimba, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie, Selasa (29/8) sekira pukul 15.30 WIB.

Hasil visum dokter dari Rumah Sakit Umum (RSU) Tgk Abdullah Syafi’i ditemukan 26 tusukan ditubuhnya. Polisi menemukan sebilah pisau dan parang di lokasi kejadian, yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi korban.

Setelah pembunuhan tersebut, suami korban Hamdani menghilang. Sebelumnya, pada pagi Nursiah bersama Hamdani pulang ke Ujong Rimba untuk membesuk ibu kandung Hamdani yang sakit. Pasangan suami-istri tersebut bahkan berencana merayakan Idul Adha di Pidie. Nursiah pun meminta mertuanya Rusli menjemput tiga anaknya untuk dibawa pulang ke Pidie. Tiga anak Nursiah merupakan hasil perkawinan dengan suami pertama yang telah almarhum. Jasad Nursiah dikebumikan di Gampong Masjid Beuracan, Kecamatan Meureudue, Pidie Jaya.(naz) (uri/evo/stuti/RA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id