BREAKING NEWS – Ratusan Penumpang KMP BRR Tertahan di Ulee Lheue, Ada Apa Lagi? | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

BREAKING NEWS – Ratusan Penumpang KMP BRR Tertahan di Ulee Lheue, Ada Apa Lagi?

BREAKING NEWS – Ratusan Penumpang KMP BRR Tertahan di Ulee Lheue, Ada Apa Lagi?
Foto BREAKING NEWS – Ratusan Penumpang KMP BRR Tertahan di Ulee Lheue, Ada Apa Lagi?

URI.co.id,SABANG – Kapal Motor Penyeberangan (KMP) BRR tertahan di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Jumat (8/9/2017) sore.

Kapal lambat (feri) berkapasitas 375 penumpang itu terpaksa menunda penyeberangan ke Sabang, karena kolam labuh di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, dangkal akibat air laut surut.

Informasi tertahannya kapal itu diberitahukan Kapten KMP BRR, Muhammad Noer. Ia menelepon URI.co.id tadi sore.

Menurut Muhammad Noer, KMP BRR berangkat dari Sabang sekitar pukul 14.30 WIB dan tiba di Ulee Lheue sekira pukul 16.00 WIB.

Sesuai jadwal, KMP BRR bertolak kembali ke Sabang sekitar pukul 17.00 WIB. Tapi, kolam labuh dangkal akibat air laut surut, pemberangkatan terpaksa ditunda.

(Baca: Ulee Lheue-Balohan Kekurangan Kapal)

Kedalaman air di dalam kolam labuh saat air laut surut hanya sekitar 2 meter, sehingga kapal tak bisa berlayar.

Begitupun, tambah M Noer, ratusan penumpang bersama kenderaan tetap akan diberangkatkan ke Sabang, yakni sekira pukul 20.00 WIB atau setelah air pasang.

(Baca: Ingin ke Sabang, Titip Kendaraan Anda di Sini!)

Dikatakan, peristiwa penundaan pemberangkatan kapal yang diakibatkan kolam labuh Pelabuhan Ulee Lheue mengalami pendangkalan, sudah terjadi pada Kamis (7/9/2017) sore.

Diperkirakan kondisi ini akan terus terjadi hingga tiga hari ke depan.

(Baca: Lion Layani Umrah dari Banda Aceh)

“Ya, pasang naik pasang surut pasti terjadi terutama pada bulan purnama. Karena itu, untuk mengatasi meningkatnya pendangkanglan atau sedemintasi kolam labuh Pelabuhan Ulee Lheu, kami mengharapkan instansi terkait untuk segera melakukan pengerukan,” katanya. (uri/gie/iyadie/OR)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id