Janda Ditemukan Tewas Tergorok | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Janda Ditemukan Tewas Tergorok

Janda Ditemukan Tewas Tergorok
Foto Janda Ditemukan Tewas Tergorok

LHOKSUKON – Warga Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, Rabu (6/9) malam, digegerkan oleh kabar penemuan mayat seorang perempuan dalam kondisi bersimbah darah dengan leher tergorok. Korban diketahui bernama Rudaimah (60), janda warga Dusun Leubok Muku, Desa Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara.

Di samping jasad Rudaimah, ditemukan pisau dapur yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban. Dari bekas darah di lantai, pelaku diperkirakan sempat menyeret tubuh korban sejarak dua meter.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata melalui Kasat Reskrim AKP Rizki Kholiddiansyah kepada Serambi menyebutkan, jasad korban awalnya ditemukan oleh keponakannya, Junaidi (32). Saat itu, Junaidi yang tinggal di dekat rumah Rudaimah, merasa curiga karena makciknya tidak terlihat sejak sebelum magrib.

Setelah beberapa kali memanggil tak ada sahutan, Junaidi kemudian mengintip ke dalam rumah korban melalui celah dinding yang terbuat dari kayu. Ia tersentak, saat melihat korban dalam kondisi terkapar bersimbah darah.

Di sampingnya juga terlihat sebuah pisau dapur warna putih. “Lalu Junaidi memangil Iskandar (43), menantu korban, untuk melihat ke dalam rumah tersebut,” ujar Kasat Reskrim.

Karena pintu rumah tersebut terkunci dari dalam. Lalu keduanya langsung mendobrak pintu dan menemukan Rudaimah sudah tidak bernyawa dalam posisi terlentang. Ia mengalami luka gorok di bagian leher, diduga dilakukan dengan pisau yang berada di samping korban tersebut. “Posisi korban terseret dua meter, terlihat dari darah yang berceceran di lantai,” kata Rizki.

Junaidi dan Iskandar kemudian bergegas memberitahukan kejadian tersebut kepada warga,sehingga dalam waktu yang tak lama warga berbondong-bondong ke lokasi rumah korban untuk melihat kejadian tersebut. Informasi itu kemudian diteruskan kepada Polsek Langkahan. Setelah mendapat informasi tersebut petugas langsung ke lokasi untuk penyelidikan.

Usai proses identifikasi, korban dibawa ke puskesmas Langkahan untuk divisum. “Berdasakan hasil visum, pada leher korban terdapat luka sayat panjang 6 sentimeter pada bagian atas, luka sayat panjang di bagian bawah 7,5 sentimeter. Luka di bagian tengah leher 0,5 sentimeter. Selain itu di bawah dagu juga ditemukan luka sayat sebelah kanan 3,5 sentimeter, sebelah kiri 1,5 sentimeter, di telapak tangan kanan, luka sayat 1 sentimeter dan pada bagian bahu luka gores dan di pundak terdapat luka memar,” kata Kasat Reskrim Polres Aceh Utara.

Dugaan awal, korban dibunuh, tapi untuk motif dan pelakunya masih dalam proses penyelidikan. “Kita sedang memintai keterangan dari sejumlah saksi di mapolres untuk mengungkap motif dan pelaku dalam kasus pembunuhan ini,” pungkas Kasat Reskrim.(jaf) (uri/anni/addad/BH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id