6 Rektor dari Aceh Teken Ikrar Jaga Keutuhan NKRI | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

6 Rektor dari Aceh Teken Ikrar Jaga Keutuhan NKRI

6 Rektor dari Aceh Teken Ikrar Jaga Keutuhan NKRI
Foto 6 Rektor dari Aceh Teken Ikrar Jaga Keutuhan NKRI

BANDA ACEH – Enam rektor perguruan tinggi negeri (PTN) dari Aceh berikrar setia menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Kamis (7/9) di Pulau Nipa, Kepulauan Riau. Pulau Nipa, Kepulauan Riau merupakan titik terluar perbatasan antara Indonesia dengan Singapura.

Ikrar dan deklarasi tersebut dinamai Deklarasi Kebangsaan Nasionalisme Indonesia yang diucapkan dalam apel khusus di dermaga Angkatan Laut RI Batam Pos AL Pulau Nipa.

Mereka yang berikrar itu adalah Rektor Unsyiah Banda Aceh, Prof Dr Samsul Rizal MEng, Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Farid Wajdi Ibrahim MA, Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara, Prof Dr Apridar MSi, Rektor Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, Prof Dr Jasman J Ma’ruf MBA, Rektor Universitas Samudera (Unsam) Langsa, Dr Bachtiar Akop dan Rektor Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh yang diwakili Dr Wildan Abdullah MPd selaku Wakil Rektor I.

Keenam rektor dari Aceh itu bersama-sama 24 rektor lainnya hadir dan berikrar dalam Deklarasi Kebangsaan Nasionalisme Indonesia di Pulau Nipa. Kesemua mereka tergabung dalam Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS PTN) Wilayah Barat yang terdiri atas 32 PTN.

Namun, dua rektor PTN di wilayah ini tak hadir ke Pulau Nipa, yakni Rektor Universitas Negeri Jakarta dan Rektor Universitas Negeri Palangkaraya. “Deklarasi kebangsaan diikrarkan dan ditandatangani oleh 30 pimpinan PTN wilayah Barat Indonesia,” lapor Dr Wildan Abdullah kepada Serambi via telepon kemarin sore.

Pulau ini menjadi titik pengukuran Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia dengan Singapura dan Malaysia.

Menurut Wildan dari setiap PTN hadir dua orang pimpinan universitas dan dua orang mahasiswa. “Seusai apel dilanjutkan dengan penanaman mangrove untuk mencegah intrusi dan abrasi di bibir pantai Pulau Nipa,” kata Wakil Rektor I ISBI Aceh yang beralamat di Jantho, Aceh Besar, itu.

Deklarasi ini sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden Jokowi kepada 1.000 rektor se-Indonesia agar proaktif mencegah munculnya radikalisme dan ekstremisme di kampus-kampus se-Indonesia. (dik) (uri/evo/stuti/RA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id