Parpol di Pijay Memungkinkan Usung 5 Paslon | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Parpol di Pijay Memungkinkan Usung 5 Paslon

Parpol di Pijay Memungkinkan Usung 5 Paslon
Foto Parpol di Pijay Memungkinkan Usung 5 Paslon

MEUREUDU – Partai politik (parpol) di Pidie Jaya (Pijay) memungkinkan untuk mengusung lima pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati dalam Pilkada 2018 nanti. Hal ini merujuk kepada batas dukungan yang ditetapkan oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) serta kepemilikan kursi parpol di DPRK.

Plh Ketua KIP Pijay, Firmansyah SSos, menyebutkan, untuk bisa mengusung pasangan calon, parpol disyaratkan harus memenuhi paling kurang sebesar 15 persen dari jumlah kursi di DPRK. Sedangkan untuk calon independen, harus mendapat dukungan 3 persen dari total jumlah penduduk Pijay yang sebanyak 145.000 jiwa.

“Penetapan batas dukungan balonbup bupati/wakil bupati Pijay pada Pilkada 2018 ini berdasarkan Qanun Aceh Nomor 12 Tahun 2016, tentang Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, serta Wali Kota/Wakil Wali Kota,” sebut Firmansyah kepada Serambi, Kamis (7/9).

Dijelaskannya, dalam pasal 22 ayat (1) Qanun Aceh No 12 Tahun 2016 disebutkan, Partai Politik (Parpol) baik nasional maupun lokal, dapat mendaftarkan pasangan calon apabila memenuhi persyaratan perolehan paling kurang 15 persen dari jumlah kursi DPRK.

Ini berarti, dari total 25 kursi di DPRK, untuk bisa mengusung paslon bupati/wakil bupati, parpol minimal harus memiliki 4 kursi. Hitung-hitungan Serambi, merujuk pada ketentuan tersebut, maka jumlah pasangan usungan parpol yang mungkin bisa maju di Pilkada Pidie Jaya maksimal adalah lima pasangan.

Partai-partai yang memungkinkan mengusung pasangan calon sendiri, di antaranya adalah Partai Aceh (PA) dengan kepemilikan sembilan kursi, selanjutnya PAN yang memiliki empat kursi, dan NasDem empat kursi.

Delapan kursi sisanya dimiliki oleh beberapa partai lain, yakni PPP dua kursi, PKS satu kursi, Gerindra satu kursi, PKB satu kursi, PNA satu kursi, PBB satu kursi, dan PDA satu kursi. Ini berarti masih ada pasangan lagi yang bisa diusung.

Sementara untuk pasangan calon independen, hingga saat ini kemungkinan baru dua pasangan yang kemungkinan bakal maju.

Pun demikian, KIP tidak berani mereka-reka berapa keseluruhan jumlah paslon yang akan maju pada Pilkada 2018 nanti.

“Pada intinya, KIP dapat memastikan jumlah pasangan setelah dilakukan pendaftaran secara resmi oleh setiap paslon, baik dari parpol maupun dari jalur independen,” demikian Firmansyah.(c43) (uri/aradhia/ayanti/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id