Bukit Rawan Badai | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Bukit Rawan Badai

Bukit Rawan Badai
Foto Bukit Rawan Badai

* Atap Sekolah dan Rumah Beterbangan

REDELONG – Seluruh kampung di Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah rawan terpaan badai atau puting beliung bersamaan hujan deras. Insiden terbaru terjadi di Kampung Karang Rejo pada Kamis (7/9) yang menerbangkan atap Sekolah Dasar (SD) Karang Rejo dan jatuh di atap sekolah lain serta rumah warga.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah, Sadra BK menjelaskan Karang Rejo bersama kampung lainnya rawan bencana angin puting beliung yang disertai hujan. Dikatakan, terpaan angin seperti badai berkecepatan tinggi terjadi sekitar pukul 15.30 WIB bersamaan dengan hujan deras.

“Awalnya hujan deras turun, tetapi kemudian muncul angin puting beliung yang langsung menerbangkan atap SDN Kampung Rejo,” ujarnya. Dia menyatakan tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, karena proses belajar mengajar sudah berakhir sekitar pukul 13.00 WIB, termasuk di rumah warga yang tertimpa atap sekolah.

Sadra menjelaskan atap dari dua ruangan belajar SDN Karang Rejo terlepas dan mengenai bangunan sekolah lainnya serta dua rumah milik warga. “Setelah terangkat dari bangunan, atap ini menimpa bangunan sekolah lainnya, selain dua rumah warga dengan kondisi rusak ringan,” ujarnya.

Dia mengatakan wilayah Kampung Rejo masuk kawasan rawan bencana angin puting beliung, terutama saat hujan deras turun, karena akan muncul angin berkecepatan tinggi. “Masyarakat harus tetap mewaspadai turunnya hujan deras, karena seluruh kampung di Kecamatan Bukit masuk zona rawan puting beliung yang bisa terjadi kapan saja,” jelasnya.

Dikatakan, petugas BPBD Bener Meriah bersama anggota TNI/Polri dan Pemadam Kebakaran serta masyarakat telah mengangkat atap SD yang terbang mengenai bangunan lainnya. Dia menyatakan pengangkatan dan pemindahan atap SDN Karang Rejo selama dua jam atau sekitar pukul 17.30 WIB.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Bener Meriah, Drs Rayendra, ketika dikonfirmasi melalui via seluler berharap proses belajar mengajar di SDN Karang Rejo tetap dapat dilaksanakan.

“Kami akan mengupayakan proses belajar mengajar tidak terganggu, tetapi disesuaikan dengan kondisi lapangan, termasuk mendirikan tenda darurat untuk pengganti dua ruang belajar yang sudah tanpa atap lagi,” katanya.

“Proses belajar harus tetap berjalan, kita juga akan membentuk tim khusus untuk menyelesaikan masalah ini, yang pasti seluruh murid harus tetap belajar,” sebutya. Disebutkan, pendirian tenda akan dikoordinasikan dengan BPBD Bener Meriah.

Sebelumnya, puting beliung disertai hujan deras juga terjadi di daerah yang sama pada Sabtu (2/9), sehingga tiga unit rumah warga rusak berat dan ringan. ketua Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Bener Meriah, Agus Amvera mengatakan insiden terjadi pukul 14.30 WIB, dimana atap rumah milik warga juga diterbangkan oleh angin puting beliung.

Dia menyebutkan, setelah terjadinya bencana alam itu, pihaknya langsung datang untuk memberi bantuan, karena sebanyak 10 jiwa dari tiga kepala keluarga harus mengungsi. “Untuk sementara ini, BPBD telah mendirikan tenda darurat, yang dijadikan sebagai tempat penampungan sementara korban puting beliung,”(c51) (uri/ilati/sra/MU)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id