Ratusan Warga Laweung Geruduk Kantor Kejari Pidie, Apa Yang Dituntut? | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Ratusan Warga Laweung Geruduk Kantor Kejari Pidie, Apa Yang Dituntut?

Ratusan Warga Laweung Geruduk Kantor Kejari Pidie, Apa Yang Dituntut?
Foto Ratusan Warga Laweung Geruduk Kantor Kejari Pidie, Apa Yang Dituntut?

URI.co.id, SIGLI – Ratusan warga dari Desa Mesjid, Kecamatan Muara Tiga (Laweung), Pidie, Kamis (7/8/2017), mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie.

Mereka menuntut Keuchik Mesjid, M Daod Safari (45), yang ditahan Kejaksaan Pidie karena tersangkut kasus korupsi dana gampong tahun 2016, dibebaskan.

Polisi dari Polsek Kota Sigli, Polsek Pidie dan anggota Sabara Polres Pidie mengawal ketat warga yang bertahan di luar pagar Kejari Pidie.

(Baca: Dua Guru Honorer di Pidie Dapat Satu Mayam Emas, Mengabdinya Lama Banget)

Petugas tidak membolehkan warga masuk ke dalam. Beberapa saat polisi membolehkan masuk tiga orang sebagai perwakilan warga untuk bertemu Kajari Pidie, Efendi SH MH.

(Baca: Penyerahan KUA-PPAS di Kebun, Bupati Abdya: Aktivitas Pemerintahan Hana Meuceh That)

Muhammad Ikbal (65) seorang warga Gampong Masjid, kepada URI.co.id, Kamis (7/9/2017) mengatakan, warga datang ke sini untuk meminta penyidik Kejari Pidie membebaskan Keuchik M Daod Safari.

“Beliau tidak pernah melakukan korupsi kenapa harus ditahan,” kata Muhammad Ikbal dibenarkan warga lainnya.

(Baca: Biasanya PNS Antre Satu-satu Menyalami Bupati, Tapi Abusyik Memang Beda, Begini Aksinya)

Secara terpisah, Kasi Intel Kejari Pidie, Said Muhammad SH MH, kepada URI.co.id, kemarin, menjelaskan, Keuchik Desa Mesjid, M Daod Safari telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana gampong.

“Tersangka kita tahan untuk mempercepat proses penyidikan,” kata Said. (uri/aradhia/ayanti/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id