Batas Pemutihan Pajak 30 September | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Batas Pemutihan Pajak 30 September

Batas Pemutihan Pajak 30 September
Foto Batas Pemutihan Pajak 30 September

* Khusus untuk Kendaraan Bermotor

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh masih memberikan waktu sampai 30 September mendatang, bagi masyarakat yang belum mengurus pemutihan pajak kendaraan bermotornya. Bila melewati batas tersebut, besarnya pajak yang harus dibayar oleh pemilik kendaraan sesuai dengan tarif normal dan ditambah denda.

Kepala UPTD Wilayah I Kantor Samsat Banda Aceh, Drs Masri yang dihubungi Serambi, Rabu (6/9), mengatakan, selama Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 23 Tentang Pembebasan/Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor serta Pergub Nomor 24 Pembebasan/Keringanan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk Kendaraan Bermotor Nomor Polisi Aceh (BL) dan Luar Aceh (Non BL) masih berlaku, diharapkan masyarakat segera melakukan pemutihan pajak kendaraannya. “Pemutihan pajak kendaraan dilayani mulai 1 Mei lalu sampai 30 September mendatang,” kata Masri.

Langkah itu, menurutnya, dilakukan Pemerintah Aceh untuk memberi keringanan bagi masyarakat serta menggugah kesadaran agar pada tahun-tahun mendatang lebih taat membayar pajak kendaraannya. “Masih tersisa 24 hari lagi bagi masyarakat untuk mengurus pemutihan pajak kendaraan ke kantor samsat di kabupaten/kota masing-masing. Khusus Kantor Samsat Banda Aceh, hanya melayani pemutihan pajak kendaraan bagi pemilik yang berdomisili di Banda Aceh,” ungkapnya.

Masri juga menjelaskan, bagi wajib pajak yang tidak dapat mengurus langsung pemutihan pajak kendaraannya ke kantor samsat, dapat memberi kuasa kepada orang yang dipercaya untuk mengurusnya. Tapi, menurutnya, dengan tetap melengkapi semua persyaratan yang sudah ditetapkan.

Adapun syarat pemutihan pajak kendaraan, sebut Masri, pertama masyarakat mengisi dan menandantangani form permohonan yang tersedia di Kantor Samsat serta dibubuhkan materai 6 ribu rupiah.

Selain itu, lanjut Masri, wajib pajak harus membawa Kartu Keluarga (KK) dan KTP asli beserta fotokopinya, Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), serta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). “Pemutihan itu menghapuskan semua denda, dan masyarakat hanya membayar pajak untuk satu tahun berjalan,” tutup Masri.(mir) (uri/anni/addad/BH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id