Keuchik Kuta Blang Kembali Ditahan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Keuchik Kuta Blang Kembali Ditahan

Keuchik Kuta Blang Kembali Ditahan
Foto Keuchik Kuta Blang Kembali Ditahan

* Jadi Tahanan PT

* Kasus OTT Saber Pungli

LHOKSEUMAWE – M Yulizar, Keuchik Desa Kuta Blang, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, yang sempat bebas usai divonis bersalah dalam perkara dugaan pemerasaan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli), pada Selasa (5/9) sore, kembali ditahan di Lembaga Permasyarakatan (LP) Klas II Lhokseumawe dengan status tahanan titipan Pengadilan Tinggi (PT) Banda Aceh. Hal ini terjadi karena Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhokseumawe menyatakan banding atas putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Lhokseumawe beberapa waktu lalu, yang memvonis M Yulizar 4 bulan 21 hari, sehingga langsung bebas tepat di hari pembacaan keputusan.

Diberitakan sebelumnya, Tim Saber Pungli Polres Lhokseumawe, Rabu, 5 April 2017, melakukan OTT di kantor Keuchik Kuta Blang. Aksi OTT ini dilakukan atas dasar dugaan adanya pungli saat masyarakat melakukan pengurusan berbagai administrasi di kantor keuchik tersebut. Satu hari kemudian, polisi menetapkan keuchik beserta kasi pelayanan desa tersebut sebagai tersangka pemerasan. Untuk kasi pelayanan, sudah divonis pada 13 Juni lalu.

Untuk keuchik, setelah melalui serangkaian sidang di PN Lhokseumawe, maka pada sidang pamungkas yang berlangsung pada Kamis (24/8) lalu, majelis hakim menvonis terdakwa dengan hukuman empat bulan 21 hari dan memerintahkan jaksa untuk segera mengeluarkan terdakwa dari LP karena masa tahanannya sudah berakhir di hari itu. Usai sidang berlangsung, maka beberapa jam kemudian, M Yulizar pun boleh pulang ke rumah sesuai keputusan hakim. Namun, beberapa hari kemudian jaksa pun menyatakan kalau perkara ini banding ke PT Banda Aceh.

Berdasarkan informasi lanjutan, pada Selasa (5/9) siang sekitar pukul 14.00 WIB, M Yulizar menerima surat dari PT Banda Aceh melalui petugas Kantor Pos. Isi surat tersebut berupa pemberitahuan kalau dirinya kembali ditahan dalam tempo 30 hari dengan status tahanan PT Banda Aceh. Maka usai menerima surat itu, M Yulizar didampingi kuasa hukumnya langsung datang ke LP untuk melaksanakan perintah PT. Menerima kedatangan Keuchik Kuta Blang itu, Pihak LP pun berkoordinasi dengan jaksa terkait surat eksekusi penahanan kembali sesuai keputusan PT.

Kepala LP Klas II Lhokseumawe, Ely Yuzar yang dihubungi Serambi mengakui kalau M Yulizar sudah ditahan kembali. Sesuai surat diterima pihaknya, jelas Ely, M Yulizar menjadi status tahanan PT dengan masa tahanan 30 hari.

Sementara itu, Kejari Lhokseumawe, Mukhlis SH membenarkan kalau pihaknya telah mengajukan banding dalam kasus ini. Terkait M Yulizar kembali ditahan, menurutnya, itu sesuai keputusan dari PT Banda Aceh.

Kuasa Hukum M Yulizar, M Yusuf Ismail Pase MH kepada Serambi menegaskan, pihaknya akan melaporkan hakim Pengadilan Tinggi Banda Aceh yang mengeluarkan perintah penahanan terhadap kliennya ke Mahkamah Agung (MA) dan Komisi Yudisial (KY). Menurut dia, hakim PTT dianggap semena-mena terhadap kliennya, karena berkas banding yang diajukan belum diperiksa, tapi sudah mengeluarkan perintah penahanan.

“Ini penzaliman. Hakim Pengadilan Negeri sudah menjatuhkan hukuman sesuai dengan hukuman yang sudah dijalani klien saya, tapi hakim PT malah menambah hukuman, padahal berkas banding yang diajukan belum diperiksa. Selain itu, kasus yang menjerat terdakwa itu juga kasus biasa, karena itu dalam waktu dekat kita akan laporkan hakim itu ke KY dan MA,” pungkas Yusuf Ismail Pase. (jaf) (uri/anni/addad/BH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id