Lihat Anggaran PKK, Bupati Abdya: Uangnya Ratusan Juta, Untuk Rakyat Kok Ngak Ada | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Lihat Anggaran PKK, Bupati Abdya: Uangnya Ratusan Juta, Untuk Rakyat Kok Ngak Ada

  • Reporter:
  • Rabu, September 6, 2017
Lihat Anggaran PKK, Bupati Abdya: Uangnya Ratusan Juta, Untuk Rakyat Kok Ngak Ada
Foto Lihat Anggaran PKK, Bupati Abdya: Uangnya Ratusan Juta, Untuk Rakyat Kok Ngak Ada

URI.co.id, BLANGPIDIE – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Akmal Ibrahim SH mengkritisi membengkaknya anggaran Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang mencapai sebesar Rp 181,9 juta lebih.

Hal tersebut disampaikan oleh Akmal Ibrahim dalam akun facebook pribadinya yang diposting sekira Pukul 9.30 WIB.

Untuk diketahui, anggaran yang dikritisi Akmal itu merupakan usulan anggaran saat Jufri Hasanuddin masih menjabat Bupati Abdya.

Baca: Ketua DPD IMM Aceh Yakin di Bawah Akmal Abdya akan Lebih Baik

Yaitu, anggaran yang diplotkan di Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Perempuan (DPMP4) Abdya.

Karena, Akmal Ibrahim baru dilantik oleh Gubernur Aceh Irwandi Yusuf pada 14 Agustus 2017 lalu.

Anehnya, anggaran yang diperuntukkan untuk kegiatan istri bupati itu, membengkak pada pos anggaran perjalanan dinas atau Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) yang menelan biaya mencapai Rp 140 juta lebih.

Baca: Hari Pertama Masuk Kerja, Bupati Akmal Ibrahim Benahi Persoalan Rumah tak Tepat Sasaran

Dalam pos anggaran itu, ada dua pos anggaran untuk SPPD, yaitu perjalanan Dinas ke Jakarta dan perjalanan Dinas ke Banda Aceh dengan jumlah 10 orang.

Anggaran untuk SPPD ke Jakarta satu orangnya dibayar sebesar Rp 10,5 juta lebih, total keseluruhan untuk biaya SPPD ke Jakarta Rp 105 juta lebih.

Sementara biaya perjalanan dinas untuk kegiatan ke Banda Aceh, satu orang dibayar Rp 3,5 juta, jumlah yang diberangkat 10 orang, sehingga total keseluruhannya sebesar Rp 35 juta.

Baca: Alumni Timur Tengah Apresiasi Komitmen Bupati Akmal Ibrahim untuk Melatih Kader Alquran

Selain itu, dalam pos anggaran Dinas PMP4 itu juga diplot untuk kegiatan PKK tingkat kabupaten.

Misalnya biaya kontribusi sebesar Rp 12,5 juta, makan minum sebesar Rp 6 juta, ATK sebesar Rp 3 juta, foto copy sebesar Rp 2 juta, dan cetak spanduk Rp 1 juta.

Kemudian cetak buku Rp 1 juta, belanja baju seragam PKK Rp 7 juta, dan honor tenaga ahli sebesar Rp 9 juta.

Baca: Hari Pertama ke Kantor, Akmal Ibrahim Pilih Mobil Bekas yang Penuh Kenangan

Bupati defenitif pertama itu mengaku sedih melihat anggaran tersebut.

“Capek saya baca-baca ulang, uangnya ratusan juta, untuk rakyat kok ngak ada, moga istriku ngak ikut berdosa aja,” kata Akmal Ibrahim melalui akun facebooknya.

Hingga Pukul 11.10 WIB, status Akmal itu telah disukai sebanyak 420 netizen, 15 netizen membagikan, dan 94 netizen memberikan beragam komentar tentang Akmal tersebut. (uri/hon//JK)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id