Berkas Penipuan oleh IRT ke Jaksa | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Berkas Penipuan oleh IRT ke Jaksa

  • Reporter:
  • Rabu, September 6, 2017
Berkas Penipuan oleh IRT ke Jaksa
Foto Berkas Penipuan oleh IRT ke Jaksa

LHOKSEUMAWE- Penyidik Satreskrim Polres Lhokseumawe, Selasa (5/9), melimpahkan berkas kasus penipuan yang menjerat seorang tersangka berupa ibu rumah tangga (IRT) berinisial NU (49) ke Kejaksaan Negeri Lhokseumawe. Dalam kasus ini sudah ada empat wanita yang resmi melapor dengan total kerugian mencapai Rp 110 juta. Selain empat korban yang sudah melapor, ada empat perempuan lainnya yang juga mengaku ditipu NU, namun mereka belum membuat laporan resmi.

Diberitakan sebelumnya, NU (49) asal Muara Dua, Lhokseumawe, mulai Senin (7/8) ditahan di sel Mapolres Lhokseumawe. IRT tersebut ditahan karena diduga telah melakukan penipuan terhadap empat wanita dengan modus meminjamkan uang untuk modal usaha. Total kerugian keempat korban mencapai Rp 110 juta. Sesuai keterangan empat korban yang telah membuat laporan, jumlah uang yang dipinjam bervariasi, dari Rp 5 juta sampai Rp 22 juta per orang, ditambah dengan sejumlah emas.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman, melalui Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha menyebutkan, usai mendapatkan laporan dari empat korban, pihaknya pun langsung memeriksa terlapor. Setelah dinilai memenuhi unsur penipuan, maka NU ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di sel Mapolres Lhokseumawe. Selanjutnya penyidik pun mulai mengumpulkan sejumlah barang bukti seperti kuitansi utang dan juga pemeriksaan sejumlah saksi. “Beberapa hari lalu berkasnya pun dinyatakan lengkap. Berdasarkan hasil koordinasi kita dengan pihak Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, maka hari ini berkasnya sudah dilimpahkan. Kini kita tinggal menunggu petunjuk dari jaksa, apakah berkasnya dinyatakan lengkap atau tidak. Bila lengkap maka tersangka akan langsung kita serahkan ke jaksa,” ujarnya.

Pihak kepolisian belum bisa memastikan berapa jumlah total korban. Yang sudah melapor resmi saat ini hanya empat orang. Namun, disinyalir jumlah yang sebenarnya jauh lebih banyak. Dikatakan Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha, beberapa waktu lalu, saat perkara ini masih dalam tahap pemberkasan, ada empat perempuan lainnya yang mendatangi pihaknya. Keempat wanita tersebut juga mengaku bahwa mereka telah ditipu oleh NU. Namun, saat diminta untuk membuat laporan secara resmi, mereka menolak. “Mereka mengaku akan membuat laporan lagi saat proses hukum atas dasar laporan empat korban pertama selesai. Jadi, kita pun sementara ini tidak bisa mengetahui berapa kerugian empat wanita tersebut sebenarnya,” kata Budi Nasuha.(bah) (uri/hon//JK)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id