Dewan Tamiang Kritisi Pembangunan Rumah Duafa | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Dewan Tamiang Kritisi Pembangunan Rumah Duafa

Dewan Tamiang Kritisi Pembangunan Rumah Duafa
Foto Dewan Tamiang Kritisi Pembangunan Rumah Duafa

KUALASIMPANG – Anggota DPRK Aceh Tamiang yang juga Ketua Fraksi Partai Aceh (PA) DPRK Aceh Tamiang, Mustaqim, Selasa (5/9) mengatakan, dari empat kecamatan yang dipantau pihaknya, sampai saat ini proyek pembangunan rumah duafa tahun 2017 belum dikerjakan. “Kami pastikan hampir di semua kecamatan, proyek tersebut belum dikerjakan walaupun sudah memasuki bulan September,” ujarnya.

Pengerjaan proyek ini berjalan lamban karena sudah dua kali ditender, akibat pada tender pertama terjadi salah perencanaan gambar rumah yang pada gambar bertipe 54. Sehingga rekanan pemenang tender enggan mengerjakan proyek tersebut. Kemudian dilakukan perombakan gambar menjadi tipe 36 dan dilakukan tender kembali oleh ULP dan sudah selesai.

Informasi dari warga calon penerima, rumah duafa ini belum juga dikerjakan hingga saat ini. Rata-rata setiap kecamatan sebanyak 13 unit dengan total anggaran seluruhnya Rp 14.915.000.000.

Pihaknya berharap pembangunan rumah duafa ini dapat segera dikerjakan, terlebih ada sebagian rumah yang sudah dibongkar, sehingga mereka tidak dapat menempati rumah yang lama.

Kepala Bidang Perumahan Rakyat di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Aceh Tamiang, Subhan ST, sebelumnya memberi berbeda dengan yang diungkapkan warga kepada Ketua Fraksi PA. Menurut Subhan, seluruh proyek tersebut sudah dilaksanakan rekanan dan semuanya sudah selesai kontrak pekerjaannya.

Persentase pekerjaan tersebut ada yang sudah mengerjakan pondasi, ada yang baru melakukan pengecoran. “Persentasenya tergantung jauh dan dekatnya lokasi pembangunan rumah tersebut,” ujarnya sambil menambahkan, total pembangunan rumah dhuafa di Aceh Tamiang sebanyak 150 unit bersumber dari anggaran dana Otsus Aceh. Sedangkan empat rumah yang bersumber dari APBK Aceh Tamiang masih dalam tahap perencanaan.(md) (uri/aufik/arahdiba/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id